7 Pemda Belum Usulkan Pencairan Bantuan Keuangan

7 Pemda Belum Usulkan Pencairan Bantuan Keuangan

Kabar5.Com, Serang | Bantuan keuangan (bankeu) untuk kabupaten/kota tahun 2018 sudah dapat dicairkan. Namun, hingga kini baru Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang sudah mengusulkan pencairan, sedangkan tujuh pemerintah daerah lainnya belum mengusulkan.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten, Hudaya Latuconsia mengatakan, Gubernur Banten Wahidin Halim sudah menandatangani surat keputusan (SK) tentang bantuan keuangan untuk kabupaten/kota.

“Sekarang ini sebetulnya ‘bolanya’ ada di kabupaten/kota, mengusulkan ke kita. Sampai Jumat 25 Mei 2018 kemarin, baru Kota Tangsel yang sudah masuk usulannya,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten, Nandy Mulya S, dikonfirmasi Minggu 27 Mei 2018.

Menurut Nandy, proses usulan hingga pencairan hanya membutuhkan waktu satu hari dengan catatan kelengkapan dokumennya terpenuhi. “Sebetulnya usulan pencairan kalau sudah lengkap dokumen-dokumen pendukungnya, kabupaten/kota berkirim surat ke sini. Dari sini kita verifikasi kelengkapan dokumennya. Satu hari juga sudah bisa dicairkan,” kata Nandy.

Ia mengatakan, sesuai aturan mekansime pencairan bankeu dilakukan secara bertahap, yakni tahap pertama 20 persen dari total bankeu, seterusnya 30 persen, 30 persen, dan 20 persen.

“Begitu tahap pertama sudah cair, setelah pelaksanaan langsung bikin laporan pertanggungjawabannya. Sehingga 30 persen bisa cair lagi di bulan yang sama. Sebenarnya kita fungsi kontrol saja,” tuturnya.

“Kemarin ada persoalan sedikit terkait Kota Serang, yang minta dipercepat. Nanyanya ke saya, saya bilang ini ranahnya sudah di BPKAD. Gubernur sudah tandatangan pembebanan untuk pencairan,” ujar Hudaya, kepada wartawan ditemui di Masjid Raya Abantani, KP3B, kota Serang.

Hudaya menjelaskan, Kota Serang butuh bankeu untuk membangun tiga instalasi di RSUD Kota Serang yang baru dibangun.

“Butuh cepat menghadapi kondisi moral. Rumah sakitnya belum selesai, rekrutmennya (pegawai) sudah. Dengan bankeu ini diharapkan bisa menyelesaikan 3 instalasi yang merupakan syarat minimal untuk operasional rumah sakit. Yang pasti tidak tahun ini juga, tahun depan. Kenapa cepat-cepat rekrutmen ? kayaknya dinkes sama BKDnya enggak koordinasi,” kata Hudaya.

Seperti diketahui, pada APBD 2018 Pemprov Banten mengalokasikan dana Rp 458,3 miliar untuk bankeu kabupaten/kota. Rinciannya, Kabupaten Pandeglang senilai Rp 65 miliar, Kabupaten Tangerang Rp 70 miliar, Kabupaten Serang Rp 90 miliar, Tangerang Selatan Rp 65 miliar dan Kabupaten Lebak Rp 78,3 miliar. Sedangkan Kota Serang, Kota Tangerang dan Cilegon masing-masing mendapat Rp 30 miliar.


(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.