Ada Lembaga Survei Memberi Hasil 69% Presiden Tetap

Ada Lembaga Survei Memberi Hasil 69% Presiden Tetap

Kabar5.Com, Jakarta | Direktur Eksekutif Y- Publica, Rudi Hartono mengatakan gerakan #2019GantiPresiden tidak berpengaruh terhadap politik. Survei tersebut mempunyai 1.200 responden diambil secara multistage random sampling, mewakili 120 desa dari 34 provinsi. 


Survei nasional Y- Public merilis survei Pemilihan Presiden 2019. Hasilnya sebanyak 67,3 persen masyarakat tidak setuju Jokowi Widodo (Jokowi) diganti dan selebihnya sekitar 29 persen menginginkan diganti.

Selain itu, survei mempunyai 2,98 persen dalam tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan pada 2- 21 Mei 2018 melalui wawancara tatap muka.

“Gerakan tersebut tidak berpengaruh terhadap politik, karena dari responden yang mengetahui gerakan itu sebagai gerakan di media sosial dengan presentase 35,4 persen,” kata Rudi di Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat 25 Mei 2018.

Dia menyebutkan 67,3 persen tidak sepakat, sedangkan 29 persen yang menyatakan setuju. “Jadi gerakan ganti presiden 2019 tidak ada dampak politik,” ujarnya.

Menurut dia, survei menemukan gerakan ganti presiden tidak berpengaruh banyak terhadap kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi.

Sementara itu, Y-Publica membandingkan dengan survei kepuasan kerja pemerintah oleh Litbang yang dilakukan Kompas pada Maret 1 April 2018. Y Publica untuk kepuasan pemerintah sekitar 72,5 persen, sedangkan Litbang Kompas berada pada 72,2 persen.

“Jadi gerakan tersebut tidak mempengaruhi kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah tersebut jatuh,” jelasnya.

Namun, 29 persen yang setuju dengan gerakan ganti presiden, tokoh pilihan mereka adalah Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dengan angka 40,9 persen, kemudian Agus Harimurti Yudhoyono 11,2 persen, disusul Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, 10,9 persen, mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo 10,5 persen.

“Mayoritas mengajukan nama Prabowo Subianto, 11 persen, AHY, 10 persen begitu juga Anies dan Gatot,” ucapnya.


(red)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.