Adik Prabowo Temui Anies Bawa Program Revolusi Putih

Adik Prabowo Temui Anies Bawa Program Revolusi Putih

Kabar5.Com, Jakarta | Adik dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yaitu Hashim Djojohadikusumo pagi ini menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Kamis 26 Oktober 2017. 

Dalam kunjungannya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menyampaikan pesan dari kakaknya kepada Gubernur yang mereka sokong dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 yakni program Revolusi Putih.

Program tersebut merupakan gerakan masif yang dicetuskan Prabowo sejak 2008 dalam kampanye pemilihan presiden. Prabowo ingin ada peningkatan konsumsi susu segar di masyarakat.

Kini, visi itu dipesankan oleh Hashim kepada Anies. Hashim mengatakan Prabowo berharap semua pelajar sekolah negeri dan swasta kurang mampu di Jakarta bisa mendapat paket sarapan atau makan siang sederhana secara cuma-cuma setiap hari seperti susu, kacang hijau dan telur rebus.

Dia setuju dan akan diteruskan ke Pemda dan DPRD. Partai Gerindra di DKI akan kawal program ini dengan gubernur dan DPRD,” kata Hashim usai bertemu Anies di Balai Kota DKI Jakarta.

“Nah, realisasinya ini perlu diajukan untuk dimasukkan ke dalam RAPBD tahun depan. Kan ini tahun fiskal berarti mulai 2018. Secepatnya.”

Dalam pertemuan tersebut, Hashim juga membawa cakram padat (CD) yang berisi rekaman konsep Revolusi Putih dari Prabowo, serta kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, Hashim menyebut tidak ada titipan pesan dari kakaknya, Prabowo, saat dirinya hendak bertemu Anies, termasuk soal reklamasi.

Ia enggan mengomentari pernyataan Anies yang mengakui pernah bertemu Prabowo dan para pengembang pulau reklamasi di pantai utara Jakarta.

Saya tidak tahu apa yang dibicarakan saya tidak hadir. Tidak ada pembicaraan soal reklamasi,” kata Hashim.

Pimpin Ragunan

Hashim juga menyampaikan keinginannya kepada Anies untuk kembali memimpin Taman Margasatwa Ragunan

Hashim pernah diangkat sebagai Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Ragunan saat Joko Widodo menjabat Gubernur DKI Jakarta. Pada Desember 2014 saat Ahok memimpin Jakarta, dirinya mengundurkan diri setelah satu setengah tahun menjabat.

Dalam waktu yang tidak lama lagi, saya akan jadi Ketua Dewan Pengawas Kebun Binatang Ragunan. Pak Anies sudah setuju,” ujarnya.

Anies, kata Hashim, juga ingin meningkatkan fasilitas Ragunan agar menjadi kawasan rekreasi bertaraf internasional. Terlebih, kebun binatang itu disebut-sebut sebagai kebun binatang terbesar di dunia.

Untuk mewujudkan keinginan itu, Anies disebut akan membuat suatu grup kerja yang akan mengakses dan mengkaji keadaan Ragunan saat ini, sebelum nanti diserahkan ke Hashim. (red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.