Anies Persilahkan DPRD DKI Bentuk Panitia Khusus Selidiki Pengendapan Dana BUMD

Anies Persilahkan DPRD DKI Bentuk Panitia Khusus Selidiki Pengendapan Dana BUMD
Anies Persilahkan DPRD DKI Bentuk Panitia Khusus Selidiki Pengendapan Dana BUMD

Kabar5.Com, Jakarta | Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempersilakan DPRD DKI Jakarta membentuk panitia khusus untuk menyelidiki dana mengendap di BUMD. Sedikitnya ada Rp4,4 triliun dana mengendap di 10 BUMD, 16 November 2018.

“Enggak apa-apa biarkan saja (bikin pansus),” kata Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat, 16 November 2018.

 

Anies mengaku akan turut memeriksa dugaan dana endapan tersebut. Ia akan mengecek selisih sisa anggaran dan dana yang sudah terpakai.

 

“Kita itu melihat antara pekerjaan dengan serapan. Buat saya yang penting adalah pekerjaannya selesai,” tutur dia.

 

Kalaupun ada selisih, dia harap tidak terlampau jauh. Misalnya, pekerjaan sudah selesai 65 persen maka pembayarannya tidak boleh di bawah 30 persen.

 

“Kalaupun ada jeda, misalnya 10-15 persen jangan pekerjaannya 78 persen dan serapannya 25 persen,” kata dia.

 

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta berencana membentuk pansus untuk menyelidiki sejumlah BUMD DKI yang mengendapkan dana untuk proyek lain. Salah satu yang disoroti DPRD dalam rapat Badan Anggaran adalah PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

 

Jakpro mengaku telah merealokasi PMD Rp650 miliar untuk proyek lain. Padahal, belum ada pembahasan dan tidak ada dasar hukumnya. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.