Aplikasi Pemantau Situasi Kota Bandung via Smartphone

Aplikasi Pemantau Situasi Kota Bandung via Smartphone

Kabar5.Com, Jawa Barat | Pemkot Bandung meluncurkan aplikasi smartphone bernama Bandung HUB. Melalui aplikasi ini warga bisa dengan memudah memantau situasi kota melalui berbagai pilihan bantuan.


Dengan mengunduh aplikasi Bandung Hub, semua pihak masyarakat, pemerintah ataupun yang lainya bisa memantau secara jelas berbagai kejadian yang ada di kota Bandung. Semisal memantau kondisi banjir, macet, dan lampu padam, tawuran, sampai night sale pun terpantau di aplikasi itu.

“Bandung hub ini atas inisiasi Dishub, ini sebuah aplikasi yang memudahkan semua pihak, Dishub, Diskar, Kepolisian, masyarakat juga, agar bisa mengecek berbagai hal, misal cek night sale di PVJ atau TSM macet gak, kalau diaplikasi lain kan hanya terlihat tanda merah, hijau, kuning. Disini melihat langsung,” tegas penjabat sementara Wali Kota Bandung Muhamad Solihin usai launching aplikasi Bandung Hub.

Lanjutnya aplikasi itu terkoneksi dengan semua CCTV.

“Bila nanti Wali kota ingin cek malam-malam kantornya bisa. Atau pihak kepolisian cek supermarket minimarket, tawuran bisa. Dengan begitu bisa antisipasi sejak awal dan segera kirim pasukan ke sasaran,” jelasnya lagi.

“Bermanfaat jelang Idul Fitri disosialisasikan secara masif. Bisa lihat terminal juga jam berapa lengangnya atau bandara, bisa dimanfaatkan semua pihak,” paparnya.

Solihin juga mengatakan hal ini positif namun bisa juga dimanfaatkan negatif.

“Namun disini kita bicara positif ya. Karena sangat memudahkan masyarakat, tidak harus capek-capek, seperti kemarin ada orang tua ambil pensiunan di bank dan pos bisa lihat kosongnya jam berapa,” bebernya.

Ditambahkan Kadishub Didi Ruswandi menyampaikan untuk center CCTV dan Pemkot sudah punya ATCS.

“Saat ini masih live IG dan dianggap populer. Ada 40 CCTV tetapi yang terhubung 27 yang lain sedang dalam perbaikan,” jelas Didi.

Didi berharap, kedepan dikembangkan menjadi Bandung centris, bahkan ambulan pun ingin di treking.

“TMB kedepan juga gitu. Kalau semua sudah menggunakan GPS TMB, Bandros pun semua diintegratasikan, bahkan PU dan disini bisa chatting, jadi yang bertugas itu diawasi masyarakat juga,” tegasnya.

Soal pengelolaan, Solihin mengatakan untuk sementara aplikasi tersebut diluncurkan oleh Dishub Kota Bandung. Namun ke depan akan dikerjasamakan dengan Diskominfo sebagai penyedia data seluruh Kota Bandung.

Di tempat yang sama Kadishub Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan sementara ini aplikasi yang sudah bisa diunduh di Google Play dan App Store ini baru tersambung dengan 27 CCTV di jalanan Kota Bandung.

“Ke depan ini bisa dikembangkan yang asalnya Dishub sentris menjadi Pemkot sentris kemudian Bandung sentris,” katanya.


(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.