Bandara Semarang, Bukan Bom Hanya Sparepart “Tertinggal”

Bandara Semarang, Bukan Bom Hanya Sparepart “Tertinggal”

Kabar5.Com, Semarang | Menurut kabar yang kami dapat dari lapangan, telah ditemukannya benda mencurigakan di Bandara Ahmad Yani Semarang tersebar di media sosial. Setelah dikonfirmasi, benda itu merupakan barang tertinggal milik salah satu penumpang.

Airport Operation & Service Departement Head Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, menurut Agus Sina sekitar pukul 07.35 WIB ada laporan dari salah satu
pelayan toko di bandara yang melihat sebuah kotak kuning tergeletak.

Karena benda atau bungkusan itu mencurigakan, sejumlah petugas melakukan sterlisasi di lokasi dan mamasang garis polisi. Orang yang ada di kawasan itu diminta untuk tidak mendekat.

“Ditemukan barang tertinggal dari penumpang dari Jakarta. Yang bersangkutan bawa di tempat komersial atau tenant, makan, saat pulang tertinggal. Sehingga dari pelayan tenant menyampaikam ke customer serrvice dan diteruskan ke security,” kata Agus di bandara, Senin 14 Mei 2018.

Koordinasi dengan kepolisian dilakukan dan dilakukan pemindaian x-ray. Saat dipindai tampak ada bentuk mencurigakan, namun setelah dilakukan konfirmasi kemaskapai yang mengangkut dan menghubungi nomor telepon yang tertera di kardus, isinya diduga kuat bukan benda berbahaya.

“Kami berkoordinasi ke maskapai yang angkut barang tersebut. Pihak Garuda sudah menghubungi pemilik, ternyata sparepart alat berat. Kemudian dibuka di depan petugas keamanan bandara, avsec, di depan polisi Semarang Barat, dan petugas Lanumad, didapati alat tersebut sparepart,” terangnya.

Agus menjelaskan, pemilik sudah dipanggil dan tetap dilakukan investigasi meski diketahui kardus itu hanya barang tertingal. Selain itu pengamanan Bandara juga ditingkatkan dengan pengamanan di Gate menggunakan sistem random check.

“Saat masuk area bandara dilaksanakan random cek terhadap kendaraan roda 4 dan 2,” tegasnya. (Red)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.