Batching Plant di Margasana Ditutup Warga

Batching Plant di Margasana Ditutup Warga

Kabar5.Com, pandeglang | Puluhan warga masyarakat Desa Margasana Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang, Jum’at, 7 Desember 2018, mendatangi Batching Palnt milik PT. Trias Beton. Kemudian, puluhan warga menutup operasional perusahaan pengolahan beton tersebut.

Kejadian tersebut dibenarkan, oleh Kepala Desa Margasana H. Adi Saefulloh. Menurutnya, aksi warga tersebut didorong karena adanya ketidaknyamanan warga terhadap perusahaan batching plant tersebut.

 

“Iya memang benar, kemarin, puluhan warga mendatangi batching plant milik PT. Trias Beton. Ada beberapa hal yang dipermasalahkan oleh warga masyarakat. Diantaranya, soal pembuangan limbah air,” ujarnya.

 

Selain permasalahan pembuangan limbah air, masyarakat juga mempermasalahkan soal adanya ceceran ceceran beton di jalan yang sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

 

“Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan soal adanya ceceran ceceran beton di jalan yang sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Dan juga soal operasional baching plant yang beroperasi siang dan malam, yang sangat mengganggu masayarakat di saat malam,” tambahnya.

 

“Intinya, tuntutan warga masyarakat hanya beberapa hal tadi. Apabila perusahaan sudah memenuhi tuntutan, silahkan beroperasi kembali,” pungkasnya.

 

Namun sayang, penanggung jawab operasional PT. Trias Beton, sampai berita ini diturunkan, belum bisa dimintai keterangannya.

(Risman)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.