Baterai CVR Lion Air Terlepas dari Perangkat Aslinya

Baterai CVR Lion Air Terlepas dari Perangkat Aslinya
Baterai CVR Lion Air Terlepas dari Perangkat Aslinya

Kabar5.Com, Jakarta | Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono menjemput black box atau kotam hitam berjenis CVR (Cockpit Voice Recorder), Lion Air PK LQP dengan nomor penerbangan JT 610. Penjemputan itu juga dilakukan bersama investigator dari KNKT.

Investigator KNKT, Ony Soerjo Wibowo mengatakan, kondisi baterai CVR sudah terlepas dari perangkat aslinya. Hal itu menjadi salah satu penyebab sulitnya menemukan CVR tersebut.

“CVR ini kalau kita boleh jelaskan sudah terlepas dari unit aslinya. Dan baterai underwater locator beacon (ULB) yang biasanya nempel di depan sini sudah terlepas dari unit ini, sehingga inilah yang membuat tantangan kita untuk mencari,” kata Ony di atas KRI Spica, Senin 14 Januari 2019.

Ony memastikan, berdasarkan pengamatan fisiknya terlihat kalau CVR itu masih bisa diteliti untuk kepentingan investigasi kecelakaan pesawat yang merenggut nyawa sekira 178 orang tersebut.

“Tapi alhamdulillah dengan seluruh kerja sama tim TNI, KNKT semuanya kita berhasil menemukan ini dalam kondisi yang masih relatif baik,” imbuh dia.

Ia menambahkan, pihaknya akan mencoba mengunduh seluruh data yang ada dalam CVR tersebut. Sehingga akan ketahuan percakapan terakhir antara pilot dan co-pilot.

“Kita akan coba nanti download di KNKT mudah-mudahan nanti di KNKT kita berhasil untuk mendownload sehingga bisa kita sampaikan kepada masyarakat,” kata dia. (Red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.