Bayi Kembar Dibunuh Ibu Kandungnya Sendiri di Bali

Bayi Kembar Dibunuh Ibu Kandungnya Sendiri di Bali

Kabar5.Com, Bali | Perempuan berinisial DW 20, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan bayi kembar yang merupakan anak kandungnya. Pembunuhan sadis itu dilakukan di kamar kos kekasihnya sesaat sang bayi dilahirkan.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap tersangka membunuh bayinya dengan kejam. Selain dicekik, kedua bayi malang tersebut juga ditusuk dengan pisau dapur.

“Bayi pertama lahir kemudian dia dicekik supaya tidak teriak (menangis). Setelah itu, dia mengambil pisau di dapur dan menusuk bayi tersebut di leher – perut 4 kali, kemudian mulutnya dia tusuk juga sehingga tidak bisa teriak (menangis). Kemudian 4 menit setelah kejadian pertama, bayi kedua keluar. Setelah bayi keluar, kejadiannya hampir sama, dicekik kemudian ditusuk perutnya dan lehernya,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo, 20 Juli 2018.

 

Aksi keji tersebut dilakukan tersangka pada 15 Juli 2018 lalu. Setelah membunuh, pelaku menyimpan jasad bayi tersebut di dalam ember agar tidak diketahui kekasihnya. Selanjutnya, kedua bayi tersebut dibuang di samping kamar kos yang berada di Jalan Ratna, Gang Werkudara, Denpasar.

“Pengakuan tersangka, saat melahirkan di kamar mandi itu, kekasihnya ada di dalam kamar kos tapi tidak tahu, sudah tidur. Pada saat buang mayat bayinya pada pagi harinya juga tidak diketahui kekasihnya,” terang Hadi.

 

Sementara itu, kekasih tersangka yang berinisial FN ini diamankan petugas di Desa Pacar, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada 18 Juli 2018. Hingga saat ini, polisi menyebut kekasih tersangka ini masih sebagai saksi.

“Kekasihnya (FN) sudah diamankan di kampungnya di Labuhan Bajo. Untuk sementara diperiksa sebagai saksi. Tapi nanti, kalau terbukti terlibat, ya bisa kita jadikan tersangka,” ucap Hadi.

Sebelumnya, warga Denpasar dihebohkan oleh penemuan mayat bayi kembar yang dibuang di area rumah kos di Jalan Ratna, Gang Werkudara, Denpasar. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.