Belum Tersentuh Bantuan, Para Pengungsi Sulteng Mulai Terserang ISPA

Belum Tersentuh Bantuan, Para Pengungsi Sulteng Mulai Terserang ISPA
Belum tersentuh bantuan, para pengungsi di Sigi Sulteng mulai terserang ISPA

Kabar5.Com, Sulawesi Tengah | Para pengungsi di Kecamatan Nokikalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai terserang berbagai penyakit. Salah satunya infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) setelah gempa bumi dan tsunami mengguncang sejumlah daerah di Sulteng, Jumat 28 September 2018 lalu.

Ari Kanari, seorang tokoh pemuda di Kecamatan Nokilalaki membenarkan warga di pengungsian banyak yang sakit sehingga butuh dokter dan obat-obatan. Terutama, anak-anak dan balita banyak terserang batuk dan ISPA.

“Kasihan anak-anak dan balita hanya tidur di tenda sederhana dengan kondisi memrihatinkan,” kata Ari, Kamis, 11 Oktober 2018.

Ari yang juga seorang guru SD di Desa Kamarora berharap mendapat perhatian Dinas Kesehatan Sigi, yang segera mengirimkan tenaga medis dan obat-obat ke wilayah itu. Selain itu, pengungsi juga butuh bahan makanan dan selimut karena udara pada malam hari cukup dingin dan banyak nyamuk.

Sementara para pengungsi selama ini belum pernah tersentuh bantuan padahal mereka juga korban gempa bumi. Dia mengaku banyak rumah warga dan sarana ibadah serta sskolah yang rusak akibat gempa di Kecamatan Nokilalaki. (Red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.