Bentrok Geng Motor di Kabupaten Bandung

Bentrok Geng Motor di Kabupaten Bandung

Kabar5.Com, Kabupaten Bandung | Dua geng motor di Kabupaten Bandung terlibat perselisihan. Kejadian horor ini berlangsung usai salah satu kelompok menggelar bagi-bagi takjil gratis.


Kanit Reskrim Polsek Katapang Iptu Dwi Noor mengatakan bentrok ini melibatkan dua komunitas motor yaitu XTC dan GBR. Kedua geng tersebut bentrok di wilayah Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Minggu 27 Mei 2018 kemarin, sekitar pukul 18.30 WIB.

“Kejadian ini terjadi setelah kelompok XTC pulang membagi-bagikan takjil gratis di daerah TKI Margaasih, di hadang oleh GBR di daerah Katapang Kulon,” kata Dwi di Mapolsek Katapang, Senin 18 Mei 2018.

Menurut Dwi, mereka yang terlibat dalam bentrokan itu terdiri sekitar 10 orang dari XTC dan 30 orang GBR. “Empat orang terluka (dari XTC), tiga orang mengalami luka ringan dan satu orang mengalami luka bacokan di kepala bagian belakang,” tuturnya.

Dwi mengungkapkan kronologi kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekan dari kelompok XTC beres menggelar bagi-bagi takjil gratis di pinggir Tol TKI III Margaasih. Usai menggelar acara tersebut, korban bersama rekannya pulang ke rumahnya di Katapang dengan melewati Jalan Raya Katapang.

“Setiba di perempatan Katapang ada gerombolan dari GBR menggunakan atribut berupa bendera dan syal yang sudah menunggu dekat pangkalan ojek. Mereka mengeroyok korban dan rekannya. Namun korban berhasil lolos dari serangan pertama, setelah itu jarak seratus meter di depannya ternyata sudah ada gerombolan GBR lainnya yang sudah menunggu dan langsung mengeroyok korban kembali,” tuturnya.

“Bentrokan itu berhasil dilerai oleh warga dan kedua masa membubarkan diri,” ucap Dwi.

Polisi sudah mengantongi dalang keributan tersebut. Saat ini anggota Satreskrim Polres Bandung dan Polsek Katapang memburu pelaku.

“Motif belum diketahui, suasana sudah kondusif,” kata Dwi.

(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.