Demo Kelompok Cipayung Plus Di Kantor Bupati Pandeglang Berakhir Kisruh

Demo Kelompok Cipayung Plus Di Kantor Bupati Pandeglang Berakhir Kisruh
Demo Kelompok Cipayung Plus Di Kantor Bupati Pandeglang Berakhir Kisruh

Kabar5.Com, Pandeglang | Aksi unjuk rasa mahasiswa yang menamakan diri Kelompok Cipayung Plus Kabupaten Pandeglang di depan kantor Bupati Kabupaten Pandeglang, Jum’at, 7 Desember 2018 kemarin berakhir kisruh.

Diduga, kekisruhan Aksi unjuk rasa tersebut, akibat para demonstran membakar ban sebagai wujud ekspresi kekecewaan mereka terhadap kinerja Bawaslu Kabupaten Pandeglang yang dianggap mandul. Sontak saja, aksi tersebut direspon Water Canon aparat kepolisian yang mengawal jalannya aksi unjuk rasa.

 

“Aksi unjuk rasa ini, bentuk kekecewaan kami mahasiswa atas tidak tegasnya Bawaslu Kabupaten Pandeglang dalam memberikan putusan atau sanksi kepada oknum ASN dan oknum caleg DPRRI. Oleh karena itu, wajar saja kalau kami menganggap Bawaslu Kabupaten Pandeglang mandul,” ujar Fikri Anidzar Albar, 8 Desember 2018.

 

Kemudian, lanjutnya, bentuk wujud kekecewaan kami dalam unras tersebut, dengan melakukan aksi bakar ban.

 

“Ya bentuk kekecewaan kami, dengan melakukan aksi bakar ban. Namun, tiba-tiba aparat kepolisian mencegah dan langsung menembakan water canon kepada kami. Akibatnya, keadaan jadi kisruh. Perlu diketahui, beberapa mahasiswa menderita luka luka. Diantaranya, Ade dari PMII tadi sudah dibawa ke RSUD untuk di visum, kemudian, Entis Sutisna dari HMI tadi pinsan akibat terpapar water canon, dan Rizki Gunawan dan seorang perempuan Mela itu dari GMNI,” paparnya.

 

Hal senada dikatakan oleh Yandi. Menurutnya, kali ini, aparat kepolisian terlalu agresif menangani pengunjuk rasa.

 

“Dalam aksi tadi, kami hanya mau melakukan aksi bakar ban yang sudah biasa kami lakukan sebagai ekspresi kekecewaan kami. Namun, hal itu dicegah oleh aparat kepolisian yang langsung menembakan water canon kepada kami para demonstran,” tutupnya.

 

Sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Kabupaten Pandeglang ini (HMI, PMII  GMNI, IMM) melakukan Aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu Kabupaten Pandeglang. Mereka menyoal lemahnya putusan atau sanksi yang diberikan Bawaslu Kabupaten Pandeglang kepada oknum ASN dan kepada salah satu caleg DPRRI yang menggunakan kendaraan dinas. (Risman)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.