Dinas Parawisata Adakan Forum GIPI, Sebagai Upaya Menumbuhkan Parawisata Banten

Dinas Parawisata Adakan Forum GIPI, Sebagai Upaya Menumbuhkan Parawisata Banten

Kabar5.com, Serang – Guna mendorong dan menumbuhkan pembangunan parawista di Banten, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten menyelenggarakan forum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), di Aula Pendopo Gubernur, Jl. Syekh Nawawi Al-Banteni, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis 15 Februari 2018.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten,  Hj. Eneng Nurcahyati menjelaskan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Pasal 50 tentang kepariwisataan terkait dengan pembentukan atau perlu dibentuk gabungan industri pariwisata Indonesia untuk mendorong dan menumbuhkembangkan pembangunan kepariwisataan sesuai dengan kompetensi masing-masing organisasi.

Lanjut Eneng, didalam forum tersebut juga boleh para pengusaha pariwisata. Karena organisasi yang erat kaitanya dengan pembangunan pariwisata. Saat ini, yang telah tergabung didalam Forum Gabungan Pariwisata Industri Banten, seperti (PHRI, ASITA, HPI, APJI, ASPPI, ASPERAPI, ASIPA, ICA, AELI, BALAWISATA, Asosiasi Homestay Banten, IHGMA, dan IHGM).

“Setiap organisasi pasti memberikan dampak positif ya, karena melalui wadah atau organisasi ini kan saling sharing diantara sesama anggotanya bisa lebih mudah,” tutur Eneng, seusai kegaiatan Forum Gabungan Pariwisata Industri Indonesia.

Menurutnya, kalau Dinas Pariwisata konteksnya pengembangan yakni melalui forum tata kelola destinasi pariwisata, agar pelaku-pelaku pariwisata yang ada dapat memberdayakan sumber daya alam yang ada, seperti pengelolaan ekonomi kreatif, dan pelatihan SDM sebagai upaya mempersiapkan SDM dalam mengelola sumber daya tersebut.

“Itu terus diupayakan Pemprov, sekarang alhamdulillah mendapatkan dukungan dari kementerian pariwisata dan pemerintah kabupaten/kota,” katanya.

Masih kata Eneng, didalam forum tata kelola pariwisata ini unsurnya bukan hanya pemerintah tapi juga dari stakeholder, diantaranya media dan dari perguruan tinggi. Jadi bagaimana mengawal untuk pengembangan pariwisata yang ada di Banten. “Kalau fokus pengembangan pariwisata di Banten ini ada Bahari, ada wisata sejarah dan ada wisata minat khusus,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didin Junaedy menambahkan, potensi parawisata di Provinsi Banten cukup menarik cuma harus mengemas supaya produk itu ada nilai jualnya. Menurutnya, Dinas Provinsi, Kabupaten atau Kota harus bersatu dan bekerjasama untuk mengkoordinir kekuatan. “Intinya adalah kita harus mengemas daerah-daerah wisata itu harus bisa menarik,” singkatnya. (Fikram)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.