Do’a Jokowi dari Medan untuk Korban Gempa di NTB dan Sulteng

Do’a Jokowi dari Medan untuk Korban Gempa di NTB dan Sulteng

Kabar5.Com, Medan | Dalam pidatonya pada acara Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII, Presiden Joko Widodo meminta agar masyarakat mendoakan korban bencana gempa di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah. Jokowi menjelaskan sudah 1.600 lebih korban jiwa akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah.

Sementara di Nusa Tenggara Barat tepatnya di Lombok sudah 500 orang yang meninggal akibat gempa. Hal itu disampaikan Jokowi di Pelataran Astaka, Jalan Wiliem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Minggu 8 Oktober 2018.

“Tapi musibah adalah ujian bagi orang orang yang beriman. Islam mengajarkan kita untuk bersabar, berikhtiar secara maksimal, dan juga berintropeksi, mawas diri dalam menghadapi setiap musibah,” kata Jokowi.

“Saya mengajak bersama-sama, marilah kita mengirimkan Al Fatihah untuk korban bencana alam dan para keluarga yang selamat agar diberi kesabaran dan ketabahan,” lanjut dia.

Suasana yang meriah saat itu, seketika berubah menjadi khidmat dan hening. Terutama saat Jokowi mulai membaca surah Al Fatihah dengan pelan.

Para tamu dan peserta pun tertunduk, larut dalam suasana. Sebelumnya, Jokowi yang mengenakan baju adat melayu berwarna merah menyampaikan soal haoks atau berita bohong. Jokowi menjelaskan, masyarakat harus perbanyak membaca Alquran agar tak ada lagi hoaks.

Selain itu, Jokowi ingin masyarakat mengamalkan isi ayat suci Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Pada acara ini turut hadir Menko PMK puan Maharani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

“Hati kita seharusnya menjadi damai setiap kali membaca Al Quran, merasa tentram setiap kali mendengar lantunan ayat suci Al Quran. Perasaan damai dan tentram itu harus kita rawat, harus kita tularkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Jokowi.

“Saya percaya dengan begitu tidak ada lagi yang namanya hoaks, tidak ada lagi caci-mencaci, tidak ada lagi fitnah-memfitnah, tidak ada lagi gesekan antar sesama sebangsa dan setanah air Indonesia,” tuturnya. (Red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.