Doping Sebelum Tawuran, Polisi Amankan 15.367 Pil

Doping Sebelum Tawuran, Polisi Amankan 15.367 Pil

Kabar5.Com, Jakarta | Polda Metro Jaya menyita 15.367 pil obat keras yang tidak memiliki izin edar. Obat tersebut sering dikonsumsi remaja sebelum tawuran, 18 September 2018.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kebanyakan pembeli obat itu adalah remaja. Dengan mengonsumsi pil tersebut, disebut akan muncul keberanian dan daya tahan tubuh saat tawuran.

 

“Dia, sebelum tawuran minum ini. Karena akan ada daya tahan dan keberanian. Dia akan timbul keberanian untuk tawuran,” ucap Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta.

 

Pil obat keras itu didapat dari dua lokasi berbeda. Pertama di Tambora, Jakarta Barat, dengan pemilik atas nama AB. Kedua, di Babelan, Kabupaten Bekasi dengan pemilik AMW. Mereka sudah ditahan di Polda Metro Jaya.

 

“Mereka jual dari enam sampai dua puluh ribu rupiah per paket. Sehari mendapat keuntungan Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta,” kata Argo.

 

Kepada polisi, pemilik toko mengaku mendapat obat tersebut dari sales obat yang datang. Selain itu, mereka juga membuat obat racikan, padahal tidak memiliki keahlian di bidang farmasi.

 

“Dia dua lokasi itu, mereka terpergok sedang meracik obat” ucap Kasubdit Indag AKBP Sutarmo.

 

Sebenarnya, Tramadol sudah tidak lagi diproduksi. Untuk itu, polisi sedang mengejar pembuat obat tersebut.

 

“Untuk asal dari barang ini masih diselidiki. Pemilik toko mengaku mendapat dari sales yang tidak dia kenal,” ucap Sutarmo.

 

Dua tersangka pemilik toko dijerat dengan UU no 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, dan UU no 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Ancaman maksimal hukuman adalah 15 tahun penjara. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.