Fraksi PPP MPR dan Muslimat NU Bahas Gerakan Esktrimis

Fraksi PPP MPR dan Muslimat NU Bahas Gerakan Esktrimis
Posted by:

Kabar5.Com, Balikpapan | Gerakan terorisme diakui masih menjadi ancaman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain mengancam kemanusiaan, terorisme jelas jauh berseberangan dengan nilai-nilai agama manapun dan ideologi negara, Pancasila.

Dalam seminar dengan tema Menangkal Ekstrimisme Dalam Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan NKRI, garapan Fraksi PPP MPR RI bekerjasama dengan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), di Hotel Benakutai Kota Balikpapan, Kamis, 8 Juni 2017, Ketua Fraksi PPP MPR Arwani Thomafi menegaskan, terorisme merupakan akibat sikap ekstrim atau radikal dalam pemikiran.

Dengan selalu merasa paling benar sendiri dan menganggap orang atau kelompok lain pasti salah dan harus dimusnahkan. Hal yang seperti ini membahayakan keutuhan dan kedaulatan NKRI,” katanya.

Sehingga menurutnya menjadi kewajiban seluruh komponen masyarakat untuk bersatu padu menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Arwani berharap, Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) dapat bersinergi dengan MPR RI.

“PPP menyambut baik dibentuknya UKP PIP dibawah kepemimpinan Yudi Latif. Nantinya dalam menjalankan tugas, bisa bersinergi dengan MPR,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan penasehat Fraksi PPP MPR RI yang juga Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Dirinya semua pihak wajib bersinergi melawan gerakan ekstrimisme.

“Perlu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka melawan ekstremisme yang marak belakangan ini,” katanya.

Dalam seminar itu juga dihdiri Bendahara Fraksi PPP MPR RI, Kasriyah, Wakil Ketua Fraksi PPP MPR RI Saifullah Tamliha, Wakil Ketua Fraksi PPP MPR RI Okki Asokawati, dan Ketua DPW PPP Kaltim Rusman Yakub.

Seperti diwartakan pada Rabu, 7 Juni 2017, Presiden Jokowi telah melantik Dewan Pengarah dan Kepala UKP Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Mereka yang dilantik sebagai Dewan Pengarah mayoritas merupakan tokoh agama.

Ada 9 orang Dewan Pengarah UKP-PIP. Mereka adalah Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, mantan Wakil Presiden Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Ketum MUI KH Ma’ruf Amin, mantan Ketua MK Mahfud MD, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Syafii Maarif, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, Pendeta Prof Dr AndreasAnangguru Yewangoe, Ketum Parisadha Hindu Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, dan Ketua Dewan Pengawas Majelis Budhayana Indonesia Sudhamek. (Hery)

Facebook Comments

Tags: , ,

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.