Gubernur Kalteng Kejar Target PAD Rp 1,4 Triliun

Gubernur Kalteng Kejar Target PAD Rp 1,4 Triliun

Kabar5.Com, Kalimatan | Untuk mencapai target tersebut, Sugianto mengumpulkan jajaran kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kalteng di kantornya. Fokus yang jadi bahasan, yakni bagaimana peningkatan PAD dari beberapa sektor bisa terlampaui. 


Memasuki tahun ketiga kepemimpinan, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran, fokus pada pada peningkatan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun 2018, pihaknya menargetkan PAD sebesar Rp 1,4 triliun, naik dibandingkan target tahun lalu Rp 1,32 triliun.

“Kita membahas strategi peningkatan PAD Kalteng supaya tergarap dengan baik. Koreksi apa-apa yang belum tercapai selama dua tahun kepemimpinan saya, dan apa yang harus dicapai tahun ketiga ini,” terang Sugianto.

Sebagai informasi, per 25 Mei 2018 tepat tahun ketiga kepemimpinannya. Ditanggal yang sama pada tahun 2016 lalu, Sugianto bersama wakilnya Habib Said Ismail dilantik sebagai pemimpin Kalteng di Jakarta.

Lepas dari dua tahun memimpin, Sugianto tetap pada kesimpulannya yakni peningkatan PAD baik kuantitas maupun kualitas harus jadi prioritas. Dengan PAD yang besar, Pemprov Kalsel bisa leluasa berimprovisasi membuat program sesuai keinginan daerah.

Diungkapkannya, jika penerimaan daerah terlalu mengandalkan dana perimbangan dari pusat, karena keterbatasan mengatur sesuai kebutuhan daerah. Pada triwulan pertama 2018, realisasi PAD Kalteng sudah mencapai Rp 303,62 miliar.

PAD adalah modal untuk membangun daerah, memerangi kemiskinan, dengan cara program-program strategis tepat sasaran dan memberikan akses yang baik bagi kesejahteraan segenap rakyat Kalteng.

“Kita bisa memperbanyak akses terutama banyak meningkatkan program pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, supaya lebih dinikmati masyarakat luas,” katanya.

Selain masalah peningkatan capaian PAD, Sugianto juga mengumpulkan semua kepala dinas dan badan di lingkup Pemprov Kalteng terkait evaluasi pengembangan SDM, masalah keamanan dan ketertiban masyarakat jelang Pilkada serentak 11 daerah, peningkatan disiplin ASN, serta netralitas ASN menghadapi pelaksanaan pilkada dan pemilu.


(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.