Gugatan Kepada Facebook Didaftarkan Ke PN Jaksel Siang Ini

Gugatan Kepada Facebook Didaftarkan Ke PN Jaksel Siang Ini
Posted by:

Kabar5.com, Jakarta | Indonesia ICT Institute dan Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia (LPPMII) berencana melayangkan gugatan kepada Facebook terkait skandal penyalahgunaan data yang melibatkan data masyarakat Indonesia.

Kuasa hukum Indonesia ICT Institute dan LPMII Jemy Tommy mengatakan mereka akan mendaftarkan gugatan tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin 07 Mei 2018 pukul 13.00 WIB.

“Ya, siang ini,” ujarnya pada Bisnis saat dihubungi via telepon.

Sementara itu menurut Direktur Utama Indonesia ICT Institute Heru Sutadi ketidakjelasan mengenai kelanjutan kasus ini memaksa mereka melayangkan gugatan untuk mewakili masyarakat Indonesia yang merupakan pengguna Facebook.

“Kami terpanggil bergerak untuk melakukan class action mengenai hal tersebut, agar masalah ini jelas dan terang seterang-terangnya,” ujarnya kepada Bisnis melalui pesan singkat, Senin 07 Mei 2018.

Gugatan yang dilayangkan menyebut Facebook sebagai Tergugat

1. Facebook Indonesia sebagai Tergugat

2. Cambridge Analytica sebagai Tergugat

3. Adapun isi dari gugatan tersebut terdiri dari beberapa poin.

  1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk keseluruhan.
  2. Menyatakan perbuatan Para Tergugat yang telah menyalahgunakan dan/atau membocorkan data data pribadi pengguna media sosial Facebook di Indonesia adalah Perbuatan Melawan Hukum.
  3. Menghukum Para Tergugat untuk meminta maaf secara terbuka kepada pemerintah Indonesia dan masyarakat Indonesia khususnya pengguna Facebook di Indonesia dan dipublikasikan selama tujuh (7) hari berturut-turut di media massa nasional baik cetak maupun elektronik.
  4. Menghukum Para Tergugat secara tanggung renteng untuk mengganti rugi sebagai berikut : 1. Kerugian materiil berupa biaya data internet untuk mengakses Facebook sebesar Rp20.000 (dua puluh ribu rupiah) untuk setiap pengguna Facebook atau total untuk satu juta pengguna Facebook sebesar Rp20.000.000.000 (dua puluh miliar rupiah) yang data-data pribadinya telah disalahgunakan dan/atau dibocorkan; dan 2. Kerugian imateriil berupa beban mental dan tekanan psikologis yang telah membuat keresahan, kekhawatiran, ketidaknyamanan, dan menimbulkan rasa tidak aman terhadap para pengguna Facebook di Indonesia, dengan nilai sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) untuk setiap pengguna Facebook atau total untuk satu juta pengguna Facebook sebesar Rp10.000.000.000.000 (sepuluh triliun rupiah) yang data-data pribadinya telah disalahgunakan dan/atau dibocorkan.
  5. Memerintahkan Pemerintah Indonesia cq Kemkominfo Republik Indonesia memblokir atau melarang akses media sosial Facebook di Indonesia sampai dengan seluruh amar putusan perkara a quo dilaksanakan oleh Para Tergugat.
  6. Menyatakan meletakkan sita jaminan terhadap gedung kantor Facebook Indonesia yang beralamat di gedung perkantoran Capital Place lantai 49, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Indonesia dan seluruh aset milik Para Tergugat di wilayah hukum Indonesia, agar putusan a quo tidak sia-sia.
  7. Menghukum Para Tergugat, untuk tunduk dan taat terhadap putusan ini.
  8. Menyatakan putusan ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu meskipun ada upaya hukum perlawanan, banding, kasasi, dan/atau upaya hukum lainnya (uitvoerbar bij vorraad).
  9. Menghukum Para Tergugat untuk membayar biaya-biaya yang timbul atas perkara ini. (Red)
Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.