Gula Rafinasi 60 Ribu Ton Beredar Bebas Di Masyarakat

Gula Rafinasi 60 Ribu Ton Beredar Bebas Di Masyarakat

Kabar5.Com, Cilegon | Sebanyak 60 ribu ton gula rafunasi di duga beredar bebas di masyarakat. Gula itu peruntukannya bagi dunia industri, pembuatan makanan dan minuman, 20 September 2018.

Peredarannya, di duga akibat permainan dokumen oleh oknum pedagang dan perusahaan. Pemalsuan dokument ini dibongkar oleh Kemendag bekerjasama dengan Mabes Polri.

 

“Pabrik ini melakukan sebagaimana mestinya, tapi oknum di pabrik ini ada kerjasama dengan tersangka yang kami tahan sekarang ini,” kata Kombes Pol Syahardiantono, Kabagpenum Mabes Polri, saat ditemui di lokasi pabrik PT Permata Dunia Samudera Utama (PDSU), di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Kamis (20/09/2018).

 

Dilokasi pabrik ini, Mabes Polri bersama Kemendag, menyita 360 ton gula rafinasi yang belum sempat di edarkan.

 

Pihak kepolisian tengah menyelidiki adanya indikasi permainan dari petinggi PT PDSU, untuk meloloskan kecurangan dokumen.

 

“Kemungkinan ada tersangka lain, kami sudah keluarkan surat penangkapan. Inisialnya menyusul, akan kami sampaikan,” jelasnya.

 

Modusnya, menambah jumlah pesanan dari Unit Dagang (UD) I.S dari enam ribu ton, menajdi 60 ribu ton yang telah dilakukan sejak tahun 2016 silam.

 

Setidaknya, beberapa daerah di Pulau Jawa, ditemukan peredarannya, seperti Jogjakarta, Temanggung hingga Purworejo.

 

“Sehingga kami mengejar sampai ke tempat ini, keterangan yang kami dapat dari tersangka, ada kerjasama,” terangnya.

 

(Tama)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.