Gunung Merapi Waspada, BPBD Magelang Mitigasi ‘Sister Village’

Gunung Merapi Waspada, BPBD Magelang Mitigasi ‘Sister Village’
Gunung Merapi Waspada, BPBD Magelang Mitigasi 'Sister Village'

Kabar5.Com, Jawa Tengah | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, kini tengah memberikan edukasi mitigasi bencana, untuk mengantisipasi erupsi Gunung Merapi.

Selain mitigasi, BPBD juga telah menyiapkan 500.000 masker untuk mengantisipasi hujan abu dari Gunung Merapi jika sewaktu-waktu erupsi.

Saat ini, aktivitas Gunung Merapi masih status Waspada atau Level II dan akhir-akhir ini terjadi guguran lava pijar, yang mengarah ke hulu Kali Gendol Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan persiapan masker untuk jangka pendek. Sedangkan, untuk jangka panjang, BPBD terus melakukan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat, salah satunya adalah konsep sister village atau desa bersaudara.

Sister village adalah ‘menjodohkan’ kampung yang berpotensi terkena bencana atau kawasan rawan bencana, dengan kampung yang jauh lebih aman sebagai tempat pengungsian.

Edy mengatakan pihaknya telah menyiapkan masker di setiap desa atau kecematan sekitar Gunung Merapi.

“Sebanyak 500.000 masker saat ini telah disiapkan di desa-desa atau kecamatan di sekitar kawasan Gunung Merapi,” kata dia, 1 Januari 2019.

Edy menjelaskan saat ini aktivitas Gunung Merapi masih status waspada (level II) dan akhir-akhir ini terjadi guguran lava pijar yang mengarah ke hulu Kali Gendol Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kejadian tersebut sempat membuat beberapa wilayah di sekitar Merapi terjadi hujan abu.

BPBD mengimbau agar masyarakat menghindari Gunung Merapi radius tiga kilometer dari puncak gunung. Karena tetap ada ancaman lontaran pasir, kerikil atau batu, apabila terjadi letusan.

“Kondisi Magelang sampai sekarang masih aman, namun kita harus meningkatkan kewaspadaan, karena memang status Gunung Merapi saat ini Waspada,” kata Edy.

Edy menuturkan saat ini Gunung Merapi dalam proses pembentukan kubah lava, sehingga kadang ada material yang jika terkena angin besar debu terbang, dan ini bagian dari ancaman Merapi, meskipun tidak meletus.

Karena itu, BPBD menyiapkan masker untuk masyarakat yang sudah dibagikan ke kecamatan, dan nanti kecamatan akan menyerahkan ke desa-desa yang membutuhkan.

Ia mengatakan distribusi masker hanya untuk desa-desa yang paling dekat dengan Merapi, dengan asumsi desa-desa tersebut terlalu jauh lokasinya, sehingga masker disediakan sejak awal. (Red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.