Harga Cabai di Sibolga Anjlok

Harga Cabai di Sibolga Anjlok
Posted by:

Kabar5.Com, Sibolga | Memasuki minggu ketiga Ramadhan tahun ini, harga cabai merah di sejumlah pasar di Kota Sibolga, Provinsi Sumatra Utara, tidak lagi terasa pedas dan anjlok hingga Rp8000 per kilogram (kg).

Selain harganya yang anjlok, daya beli masyarakat yang tergolong kurang, membuat sejumlah pedagang cabai di daerah ini mengeluh.

“Murah kali bang, sekarang Rp8000 se kilo. Kalau awal puasa itu masih bisa lagi kita jual Rp12.000 sampai Rp13.000 sekilo. Sekarang pembeli minta makin murah lagi,” kata Minar, pedagang cabai merah di Pasar Sibolga Nauli, Rabu, 14 Juni 2017.

Selain itu, Minar juga mengeluhkan sepinya pembeli cabai merah dibanding dengan jenis bumbu dapur lainnya.

Tak tahu aku, kalau seperti bawang merah atau bawang putih bisa dibilang normalnya pembelinya. Itinya cabai ini, sudah harganya murah tapi sedikit pembeli,” jelasnya.

Sementara Marulam, pedagang cabai merah di pasar Kota Baringin Sibolga mengatakan, anjloknya harga cabai merah itu merupakan dampak dari pasokan cabai merah yang melimpah ke Sibolga.

“Daerah-daerah penghasil cabe seperti Taput, Humbang Hasundutan, sekarang lagi panen besar, jadi cabai merah itu banyak. Kalau cabai ini distok kan busuk, jadi di jual murahlah,” kata Marulam.

Disinggung tentang kurangnya minat warga membeli cabai merah, Marulam mengatakan kalau hal itu disebabkan sejumlah faktor.

“Bisa saja orang (warga) sudah kurang memakan cabai, atau mungkin karena sekarang pikirannya tidak ke cabai tapi ke baju lebaran, jadi banyak penyebabnya,” sebut Marulam yang berharap harga cabai merah ini dapat kembali normal. (Andreas)

 

 

Facebook Comments

Tags: ,

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.