Harga Karet di Kabupaten Tapanuli Tengah Anjlok

Harga Karet di Kabupaten Tapanuli Tengah Anjlok
Posted by:

Kabar5.Com, Tapanuli Tengah | Di Kabupaten Tapanuli Tengah harga getah karet semakin menurun hingga berada di level 6000 per kg di tingkat petani. Akibat turunnya harga getah karet tersebut membuat petani beralih profesi menjadi buruh bangunan.

Jonny (43) petani di Kecamatan Sorkam mengatakan, turunnya harga getah karet ini membuat petani sulit menutupi biaya kebutuhan hidup keluarga apalagi akhir-akhir ini hasil sadapan getah karet yang didapat juga turun drastis hingga 50 persen dari biasanya akibat musim gugur daun pohon karet yang belum berakhir.

“Tadi pagi saya jual getah karet hanya seharga Rp 6000 per kg. Padahal dua pekan lalu masih seharga Rp8000 per kg. Biasanya hasil sadapan yang saya dapat sebanyak 10 kg per hari, namun akhir-akhir ini hanya sebanyak 5 kg per hari akibat musim gugur daun pohon karet dan kondisi itu diprediksi akan berlangsung hingga bulan Juni mendatang,” ujarnya, Senin, 17 April 2017.

Sony (35) petani lainnya juga mengatakan, saat ini petani karet mulai banyak beralih profesi menjadi buruh bangunan atau kebun sawit. Pasalnya, jika harga getah karet hanya dilevel Rp6000 per kg tentu sulit bagi mereka tetap menekuni profesi sebagai petani karet mengingat biaya kebutuhan hidup keluarga yang harus ditanggung setiap hari tergolong cukup tinggi.

“Terpaksa cari kerjaan lain misalnya buruh bangunan atau buruh kebun sawit, pokoknya kerja apa saja yang penting halal. Soalnya kalau tetap mengandalkan hasil dari menyadap getah karet ya ngak makan karena hanya dapat Rp 30.000 per hari. Sedangkan kalau buruh bangunan bisa dapat Rp60.000 per hari,” tukasnya. (Andreas)

Facebook Comments

Tags:

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.