Hari Ini Harga Daging Sapi Rp99-150 Rb Per Kg

Hari Ini Harga Daging Sapi Rp99-150 Rb Per Kg

Kabar5.Com, Jawa Barat | Dua hari menjelang Lebaran Kemarin, daging sapi dan ayam di pasar tradisional di Majalengka melonjak naik. Untuk menghindari kenaikan yang lebih tinggi, banyak konsumen membeli lebih awal, sedangkan H-3 dijakarta harganya mencapai 150 per kg.  Kamis 14 Juni 2018


Harga daging sapi pada Rabu pagi hari sekitar pukul 5.00 WIB hingga pukul 8.00 WIB di sejumlah pedagang masih sebesar Rp 135.000 per kg, naik sebesar Rp 5.000 per kg dari hari-hari biasa di bulan Ramadan. Hanya menjelang siang selepas pukul 10.00 WIB harga kembali mengalami kenaikan hingga mencapai 145.000 per kg. Rabu 13 Juni 2018.

Kondisi serupa terjadi pula pada harga daging ayam kampung dan ayam sayur. Harga daging ayam kampung yang biasanya Rp 60.000 per kg tiba-tiba meroket mencapai Rp 95.000 per kg. Sedangkan harga daging ayam sayur yang semula hanya Rp 38.000 per kg naik menjadi Rp 50.000 per kg.

Kenaikan harga yang cukup tinggi ini diduga akibat permintaan konsumen yang tinggi.

Para pembeli berjubel di pasar, bahkan langsung ke tempat penjualan ayam kampung. Mereka berebut mengambil ayam sendiri-sendiri sebelum dibuka pemiliknya. Alasannya, mereka khawatir tidak kebagian.


Jawa Barat, Dua kali naik

“Saya sudah pesan sejak Senin kemarin, daging ayam 4 kg dan daging sapi 4 kg,” ungkap Devi.

Rizki dan Devi asal Perumahan Bumi Cikal Asih, Desa Tenjolayar, Kecamatan Sukahaji bahkan mengaku sudah memesan ayam sejak sehari sebelumnya karena mengetahui kondisi barang akan bereabut dengan konsumen lain.

Sedangkan Rizki mengaku membeli ayam sebanyak 10 kg, sebagian untuk dibagikan kepada pamiliknya. Dia memesan barang sehari sebelumnya.

Diah malah terlihat memisahkan lebih dari 15 ekor ayam kampung dengan berat hingga mencapai 20 kg, alasannya membeli dalam jumlah banyak karena anak dan cucunya semua yang berasal dari luar kota berkumpul berlebaran di Majalengka.

Dudung, salah seorang pedagang daging sapi yang memotong dua ekor sapi mengatakan, kenaikan harga akan terus terjadi hingga menjelang Lebaran esok. Hanya saja, ia tidak bisa memprediksi berapa harganya.

Selama puasa, hingga dua hari menjelang Lebaran, sudah terjadi dua kali kenaikan harga.


H-3 Lebaran, Harga Daging di Jakarta Sampai Rp 150  Ribu per Kg

Tiga hari menjelang perayaan Lebaran 2018, harga daging sapi terus merangkak naik. Seolah sudah menjadi tradisi setiap kali Idul Fitri, saat warga hendak merayakan hari raya dengan ketupat dan opor serta rendang, harga daging selalu melonjak di atas kewajaran.

Salah seorang pedagang daging di Pasar PSPT, Tebet, Jakarta Selatan, Acoy, 38 tahun, mengatakan hari ini dia sudah menjual daging sapi seharga Rp 150 ribu per kilogram (kg). “Harganya baru naik sejak tiga hari menjelang Lebaran aja ini,” kata dia saat ditemui di Pasar PSPT, Rabu, 13 Juni 2018.

Menurut Acoy, harga daging sapi sebelumnya stabil pada Rp 120 ribu per kg. Namun, sejak dua hari lalu, harga mulai naik menjadi Rp 140 ribu per kg dan mencapai Rp 150 ribu per kg pada hari ini. Ia pun mengatakan bahwa besok, atau H-1 Lebaran, ada kemungkinan harga daging akan naik lagi.

Acoy mengaku tak sedikit pembeli yang mengeluhkan tingginya harga daging sapi. Tapi, ia tidak bisa berbuat apa-apa lantaran tempat dia membeli daging juga menaikkan harga. “Mau bagaimana lagi. Memang sudah dari sananya juga naik. Di sini (Pasar PSPT) rata semua harganya sama,” ucap pria asli Pandeglang, Banten itu.

Fakta tersebut bertentangan dengan janji Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Pada Sabtu, 28 April 2018 lalu, Sandiaga sempat menjamin harga daging akan stabil di bawah Rp 100 ribu. Ia pun menyebut pemerintah telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mengamankan stok daging bagi masyarakat ibu kota. “Dijamin harga daging Rp 99.900 selama bulan suci Ramadan sampai Idul Fitri,” ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga,  di NTT sudah lama dikembangbiakkan sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta. Sapi-sapi itu nantinya diangkut menggunakan kapal dalam kondisi hidup untuk selanjutnya dipotong di rumah pemotongan milik PD Dharma Jaya, sebuah unit usaha milik pemerintah DKI.

Setelah dipotong-potong, Sandiaga menjelaskan, warga bisa membeli daging segar ini di Supermarket Lulu atau melalui layanan belanja online. “Juga bisa beli lewat WhatsApp group dan instagram,” kata dia.“Untuk frozen kami juga akan pastikan pasokan aman sehingga cukup selama Ramadan,” kata Sandiaga.


(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.