Kapal Ikan Yang Terbakar di Pelabuhan Benoa Belum Padam

Kapal Ikan Yang Terbakar di Pelabuhan Benoa Belum Padam

Kebakaran yang menghanguskan 39 kapal ikan di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, telah berhasil dipadamkan pada senin sekitar pukul 14.30 WITA. Namun, api dan asap hitam kembali muncul dari tengah area kapal yang terbakar hingga hari ini.

Pemadam kebakaran dari Pelindo III Pelabuhan Benoa masih terus berupaya memadamkan api dari dermaga. Tak hanya itu, kapal-kapal pemadam dengan ukuran yang lebih kecil juga dikerahkan untuk memudahkan pemadaman api di tengah kapal-kapal yang terbakar.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa, M. Mustajib, menjelaskan api kembali muncul karena angin yang cukup kencang dan menghidupkan kembali titik api.

“Api sudah mulai mereda. Karena cuaca, ada angin, jadi kembali muncul lagi api-api kecil. Namun, tidak begitu mengkhwatirkan. Jadi kondisi saat ini sebagian besar badan kapal sudah terbakar. Butuh waktu memang untuk proses pemadaman,” kata Mustajib di Pelabuhan Benoa, Bali, 10 Juli 2018.

Mustajib menyebut petugas kesulitan memadamkan api karena ada beberapa kapal yang terletak cukup jauh dari dermaga. Sehingga pihaknya harus mengerahkan kapal-kapal kecil untuk membantu pemadaman di tengah laut, serta sumber air bisa langsung diambil dari laut.

“Kendala pemadaman, kesulitan pasti ada. Terutama kalau kejadian di laut, itu jangkauannya dari pemadam. Karena bila terjadi di dermaga bisa diatasi dengan PMK (pemadam kebakaran) di darat. Namun, harus juga dilihat evakuasinya biar tidak menjalar ke kapal lain. Seperti di kolam ini, masing-masing perusahaan punya kapal kecil yang memang biasa bantu melakukan pemadaman lewat laut di samping lewat darat. Bantu menarik dan mendorong. Ini berperan sekali dalan usaha pemadaman,” jelas dia.

Petugas belum akan memindahkan bangkai-bangkai kapal hingga seluruh proses pemadaman selesai. Agar kejadian serupa tak terulang lagi, KSOP Benoa akan membuat langkah-langkah preventif dengan seluruh pihak terkait.

“Akan diambil langkah preventif selanjutanya agar tidak terjadi lagi. Melakukan latihan kepada crew kapal dan seluruh stakeholder di pelabuhan,” pungkasnya. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.