Kapolri Tito Bersama Sejumlah Menteri Pantau Jalannya Arus Mudik

Kapolri Tito Bersama Sejumlah Menteri Pantau Jalannya Arus Mudik

 Kabar5.Com, Jakarta | Kapolri Jenderal Tito Kanrnavian bersama Panglima TNI Hadi Tjahajanto dan sejumlah menteri langsung melakukan pantauan udara. Pantau dilakukan di tiga lokasi di Pulau Jawa yakni di pos polisi Cikopo-Jawa Barat, pos pelayanan Gerbang Tol Kertasari-Jawa Tengah, dan Pos Pelayanan Rest Area KM 575 Ngale-Jawa Timur.


H-5 ini ada peningkatan jumlah kendaraan di jalan tol Jakarta-Cikampek. Hingga Sabtu malam sudah ada 112 ribu kendaraan keluar dari Jakarta lewat Tok Cikampek.

Ada 10 titik rawan prioritas macet pada arus mudik 2018. Contra flow secara bertahap, pertama dari Km 35 ke arah depan, lama lama mundur sampai menyentuh ekor kemacetan, karena ini sudah terjadi antrean 8 Km dengan kecepatan 10 Km/jam.

Jika jadi kamacetan parah Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan akan menggunaka diskresi dengan menggratiskan jalan tol.

“Kita akan minta Jasa Marga nanti tol digratiskan untuk mengurai kemacetan,” kata Tito.

Diskresi itu akan dilakukan jika macet sudah sangat parah dan sejumlah langkah telah dilakujan. Karena itu, Tito berpesan agar masyarakat mengecek jalur perjalanan melalui aplikasi daring. Dia juga meminta agar masyarakat tidak menumpukkan pada hari puncak.

Sementara salah seorang pemudik bernama Fauzan Habibi yang ditemui rest area mengatakan, kemacetan menuju pintu tol Cikarang Utama sudah mengular hingga 4 kilometer dengan kecepatam 10 km/jam. Pria yang akam mudik Surabaya bersama keluarganya berharap ada langkah cepat untuk mengurai kemacetan ini.

“Prediksinya kan hari puncak arus mudik, makin malam makin padat, kita harap polisi cepat bertindak,” kata Fauzan.

Dia berharap kemacetan di tol cepat terurai.


(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.