Keoknya Dinasti Atut Di Pilkada Banten

Keoknya Dinasti Atut Di Pilkada Banten

 

Kabar5.com, Serang | Dinasti Ratu Atut Keok di Pilkada Kota Serang. Keluarga itu yang diwakili oleh Vera Nurlaela Jaman, yang berpasangan dengan Nur Hasan, meraih 90.104 suara.

 

Istri dari Tubagus (TB) Haerul Jaman, Walikota Serang saat ini yang telah dua periode, harus mengakui keunggulan lawannya, Syafrudin-Subadri, yang meraih 108.988 suara dan calon independen, Samsul-Rohman memperoleh 82.144 suara.

 

Perhitungan suara Vera Nurlaela yang merupakan istri dari Tubagus (Tb) Haerul Jaman, adik tiri sekaligus Walikota Serang dua periode itu, diwarnai aksi walk out oleh saksinya, karena mengaku bersih dari money politik.

 

“Kami menolak menandatangani. Ini dampak dari proses demokrasi ini dikotori oleh oknum-oknum yang melakukan money politik,” kata Iwan Subhi, saksi dari pasangan Vera-Nurhasan, dalam pleno rekapitulasi suara Pilkada Kota Serang, 5 Juli 2018.

 

Meski menolak tanda tangan berita acara rekapitulasi dan melakukan walk out, KPU Kota Serang tetap melanjutkan agendanya.

 

Jika ada pihak yang berkendaraan, KPU Kota Serang mempersilahkan pihak yang tidak terima dengan hasil rekapitulasi, mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), hingga tanggal delapan Juli mendatang.

 

“Pasangan calon, yang hendak melakukan gugatan perolehan hasil pleno, kepada Mahkamah Konstitusi kami persilahkan,” kata Fierly Murdiyat Mabruri, komisioner KPU Kota Serang, ditempat yang sama.

 

Sedangkan Pilkada di Kabupaten Lebak, Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi, melawan kotak kosong, meraih kemenangan.

 

Hasil rekapitulasi suara di Kabupaten Lebak, tidak langsung menetapkan pemenangnya, karena menunggu surat edaran dari Mahkamah Konstitusi (MK), apakah ada yang mengajukan gugatan atau tidak.

 

“Yang penting kita sudah menyelesaikan rekapitulasi. Jadi, teorinya MK akan mengirimkan ke KPU semacam edaran, daerah mana saja yang akan mengajukan gugatan atau tidak. Kalau tidak ada yang menggugat, KPU akan menetapkan calon terpilih,” kata Ace Sumirsa, komisioner KPU Lebak, 5 Juli 2018.

 

Iti-Ade, yang merupakan inchumbent, mendapatkan 453.938 suara, sedangkan kotak kosong mendapatkan 135.879 suara.

 

Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 926.342, suara tidak sah berjumlah 18.721 dan suara sah mencapai 589.817 suara. (Tama)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.