Keuntungan Warung Dadakan 1-2 Juta Per Hari

Keuntungan Warung Dadakan 1-2 Juta Per Hari

Kabar5.Com, Karawang | “Warung ini mulai dibangun sejak beberapa hari terakhir. Mudah-mudahan berkah dan mendapatkan tambahan uang untuk Lebaran nanti,” kata Didin, salah seorang pedagang di warung dadakan jalur mudik Karawang, Sabtu 09 Juni 2018. 


Warung dadakan yang terbuat dari bambu dan terpal bermunculan di sepanjang jalur mudik Pantura. Khususnya di wilayah Kabupaten Karawang hingga Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Didin Mengungkapkan, tidak hanya pada musim mudik Lebaran tahun ini membuka warung dadakan. Pada musim mudik Lebaran tahun lalu, dirinya juga memanfaatkan ramainya jalur pantura dengan membuka warung dadakan.

Di warung dadakan itu, pedagang menawarkan aneka makanan dan minuman sederhana, mulai dari mi instan, air mineral, kopi, minuman dingin, dan lain-lain.

Untuk membuka warung dadakan, sejumlah pedagang warung dadakan mengaku menghabiskan modal sekitar Rp 2-3 juta. Modal itu digunakan untuk biaya pembangunan warung dadakan hingga belanja aneka makanan dan minuman yang dijajakan.

Seorang warga Karawang lainnya yang membuka warung dadakan, Yuni, juga mengaku hampir setiap tahun dirinya membuka warung dadakan setiap musim mudik Lebaran. “Setiap tahun (musim mudik), sejak tiga tahun lalu saya selalu membuka warung dadakan. Karena ya lumayan untungnya,” ungkap Yuni.

Berkaca pada musim mudik Lebaran tahun lalu, saat arus mudik di jalur pantura dipadati kendaraan, dirinya bisa meraup keuntungan hingga Rp1-2 juta per hari.


(red)


(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.