Kota Kendari Kembali Terendam Banjir

Kota Kendari Kembali Terendam Banjir
Posted by:

Kabar5.Com, Kendari | Hujan yang mengguyur Kota Kendari secara terus menerus sejak Rabu, 30 Mei 2017, hingga saat ini, membuat sejumlah wilayah di Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara ini terendam banjir.

Kondisi tersebut kian meresahkan warga metro, karena ketinggian air yang membanjiri kediaman mereka terus naik dan debetnya pun semakin deras.

Kawasan Anggoeya merupakan salah satu wilayah yang dilanda banjir, saat ini ketinggian rendaman air sudah mencapai kurang lebih 50 cm.

Asih (52), salah seorang warga Anggoeya mengungkapkan, banjir tersebut disebabkan hujan yang terus mengguyur Kota Kendari tak kunjung henti. Rendaman air ini, kata dia, juga disebapkan oleh beberapa faktor yaitu tidak adanya pembuangan air limbah alias got, dan penumpukan sampah yang bukan pada tempatnya.

Sebenarnya rendaman air ini tidak akan separah ini. Kalau saja ada pembuangan air limbah, ya setidaknya ada selokan untuk mengalirnya air,” ucap ibu rumah tangga itu.

Ditambahkannya, masyarakat setempat mulai merasa resah karna hujan yang tak kunjung henti, membuat air semakin naik.

“Kalau begini terus kita mau tidur dimana ini,” tambahnya.

Kawasan lain yang juga tak luput dari rekdamam air yakni di sekitar Lorong Mata Air, RT 05/RW 02, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, yang merendam puluhan rumah warga, dengan ketinggian air hingga satu meter setengah.

Muchtar Daeng Taro selaku Ketua RT 05 menjelaskan, hujan yang terus menerus turun di Kota Kendari, terjadi sejak semalam dan ditambah lagi dengan hujan susulan.

“Banjir ini akibat hujan semalam, yang membuat sedikit demi sedikit air yang ada di Kali Mandonga meluap, ditambah lagi hujan yang makin keras pagi tadi,” kata Daeng Taro.

Akibat banjir, kata dia, yang terjadi di sekitar wilayahnya tersebut, membuat puluhan rumah ikut terendam, dan wargapun harus kehilangan separuh barang berharga mereka.

“Seperti yang kami tinjau bersama warga lainnya, ada 12 rumah yang terendam banjir, khusunya rumah warga yang berada tepat di pinggir kali. Bahkan ada juga rumah semi permanen milik warga yang terbawa banjir, ada juga warga yang tidak sempat selamatkan barang-barang berharganya,” ungkap Ketua RT tujuh periode itu.

Di tempat yang sama, salah seorang korban banjir, Dede (42) mengatakan, banjir yang merendam rumah miliknya terjadi tiba-tiba, dan bukan hanya pertama kali terjadi.

“Saya dan keluarga sempat panik, karena banyak barang yang kita punya terjaga arus. Untungnya, berkat bantuan tetangga kami bisa selamatkan barang-barang kami, meski ada juga yang tidak sempat kami selamatkan, ini sudah yang ke tiga kalinya banjir masuk ke rumah saya, ” ungkap dede.

Pantauan di lapangan, beberapa warga yang ada di wilayah tersebut mulai membersihkan rumah mereka. Namun, warga juga tetap waspada akan terjadinya nanti banjir susulan, mengingat cuaca yang ada di Kota Lulo saat ini masih kurang bersahabat.

Dan kondisi terparah terjadi di Lorong Lasolo, Kelurahan Sanua Kecamatan Kendari Barat.

Tak hanya banjir bandang saja yang melanda Kota Kendari, melainkan disertai dengan tanah longsor dan menelan satu korban jiwa Lorong Lasolo. (Ikas)

 

Facebook Comments

Tags: ,

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.