Kumala Desak Rano Al-Fath Mundur dari KNPI Banten

Kumala Desak Rano Al-Fath Mundur dari KNPI Banten

Kabar5.com, Serang – Ketua umum demisioner Kumpulan Mahasiswa Lebak (Kumala) Imam Nurhakim mendesak Rano Al-Fath untuk mundur dari posisi Ketua KNPI Banten. Hal tersebut mengacu kepada surat edaran Mendagri, yang melarang anggota DPRD memegang jabatan strategis di organisasi berskala nasional dan menerima dana hibah.

Menurut Imam, sikap itu seperti yang dicontohkan Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2 TP2A) Provinsi Banten, Adde Rosi Khoerunnisa. Adde yang juga wakil ketua DPRD Provinsi Banten belum lama ini menyatakan mundur dari jabatannya. Karena sudah jelas regulasinya. Di DPRD pun regulasinya jelas.

“Rangkap jabatan itu bisa menimbulkan konflik yang nantinya akan berujung pada ketidak harmonisan di tubuh pemuda,” katanya ditemui di Kota Serang, Kamis 15 Februari 2018.

“Untuk itu kita meminta kepada Rano Al-Fath mundur,” tegasnya.

Selain itu, Rano Al-Fath yang juga merupakan anggota DPRD komisi V bidang kesejahteraan rakyat rawan menyelewengkan dana hibah yang dianggarkan oleh dirinya sendiri.

“Dia yang menganggarkan dia yang menerima itu sudah salah besar. Artinya, dari awal sudah merencanakan atau niatan yang tidak baik terkait anggaran tersebut,” ucapnya.(Rizki)

Facebook Comments

Tags: , ,

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.