Legalitas Korwil Tidak Jelas Ketum Amphibi Angkat Bicara

Legalitas Korwil Tidak Jelas Ketum Amphibi Angkat Bicara

Kabar5.Com, Riau | Jakarta (MPP) Adanya isu yang beredar dipermukaan di Wilayah Kabupaten Rohil akhir-akhir ini terkait kabar diragukannya Legalitas keberadaan Mhd.Budianto selaku Koordinator Wilayah Lembaga Linkungan Hidup, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) Riau.


Kuat dugaan oknum penebar isu HOAX ke masyarakat tersebut, ada kaitannya dengan di angkatnya 2 kasus dugaan pencemaran lingkungan di wilayah Kabupaten Rohil, sehingga kasus ini diketahui oleh para petinggi baik di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rohil dan DLHK Riau serta Kementerian LHK.

Kasus yang kini menjadi perbincangan hangat tersebut yaitu Pencemaran Lingkungan berupa Limbah Minyak Mentah Oli milik Chevron dan juga limbah minyak milik PKS SRM yang sangat merugikan masyarakat.

Isu miring ini terdengar ditelinga Mhd.Budianto dari seorang warga inisial (M) yang berdomisili di Kabupaten Rohil, menyampaikan bahwa (M) mendapatkan kabar tersebut dari temannya, yang mengatakan Legalitas keberadaan Korwil AMPHIBI Riau diragukan dan tidak jelas.

“Korwil AMPHIBI dapat info tersebut dari teman nya tersebut mengatakan adanya oknum yang menebar isu yang disampaikannya ke masyarakat, tentang diragukannya Legalitas keberadaannya selaku Korwil AMPHIBI Riau.

Mendengar kabar tak sedap tersebut, Ketua Umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung, So, Si  Angkat bicara.

“Saya sangat terkejut ketika saya mendapat kabar dari (M) bahwa ada oknum yang menebar isu HOAX dengan menyampaikan kepada masyarakat, bahwa Legalitas saya selaku Korwil AMPHIBI Riau diragukan dan tak jelas,” ungkap Mhd.Budianto.

Ketua Umum Agus Salim Tanjung,So,Si menduga ini ada kaitannya dengan kasus yang korwil kami sedang tangani baru-baru ini ke permukaan, yaitu masalah limbah minyak mentah Chevron dan limbah PKS SRM di Kabupaten Rohil yang kini menjadi sorotan publik,” ungkap Ketum AMPHIBI.

Ketua Umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung,So,Si Menegaskan bahwa berita tersebut adalah HOAX dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Riau, baik instansi Pemerintahan,TNI-POLRI dan Perusahaan BUMN dan Swasta, bahwa Legalitas keberadaan Korwil AMPHIBI Riau adalah sah dan Jelas dengan Surat Tugas Khusus Nomor : 201/STK/DPD/DPP-AMPHIBI/V/2018 pada tanggal 10 Mei 2018.Jika Masih berkelanjutan menyebaran berita Hoax tersebut,kami akan menempuh jalur hukum.”tegas Ketum AMPHIBI.


(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.