Mahasiswa Banten Anggap Anak Atut Gagal Pimpin Banten

Mahasiswa Banten Anggap Anak Atut Gagal Pimpin Banten
Mahasiswa Banten Anggap Anak Atut Gagal Pimpin Banten

Kabar5.Com, Serang | Puluhan mahasiswa asal Banten, menganggap kepemimpinan Wahidin Halim (WH) dan Andhika Hazrumy gagal, 9 November 2018.

Mereka berdemonstrasi di depan kampus UIN Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten dengan membakar ban dan menutup sebagian badan jalan.

 

“Juli 2017 Banten menjadi provinsi dengan tingkat pengangguran ke empat se-Indonesia dan yang mengejutkan pada Agustus 2018, Banten menjadi provinsi tingkat pengangguran nomor satu. Ini artinya pemprov tidak becus untuk mengurai angka kemiskinan,” kata Ilham Aulia, koordinator lapangan (korlap) aksi, pada Kamis, 8 November 2018 kemarin.

 

Dalam aksi yang mendapatkan pengawalan ketat pihak kepolisian itu, mahasiswa sempat terlibat adu dorong.

 

Kondisi di Banten makin buruk, semenjak WH dan Andhika Hazrumy, yang notabene anak kandung dari Ratu Atut Chosiyah kembali memimpin Banten.

 

Menurut mahasiswa, berdasarkan data BPS, angka pengangguran di Banten mencapai 8,52 persen atau 496,73 ribu orang.

 

Angka ini jauh lebih besar dari rata-rata tingkat pengangguran nasional yaitu 5,34 persen. Lebih tinggi di banding Jawa Barat sebesar 8,17 persen, disusul DKI Jakarta 6,24 persen, lalu Papua Barat 6,30 persen.

 

“Rasanya rakyat sudah lelah selalu dibohongi terus-menerus oleh janji politik Gubernur dan Wakil nya, yang pada nyatanya tidak pernah terealisasi,” terangnya.

 

(Tama)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.