Mantan Prajurit TNI di Samarinda Di Ringkus

Mantan Prajurit TNI di Samarinda Di Ringkus

Kabar5.com, Samarinda | Zulkifli Ashari alias Topik (47), warga Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Kalimantan Timur, diringkus unit Reskrim Polsekta Samarinda Kota. Pria mengaku perwira pecatan TNI berpangkat Mayor itu diduga terlibat curanmor. Dia sempat melawan, dan duel dengan polisi.

Penangkapan dilakukan Kamis sekitar pukul 23.00 WITA. Dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 WITA, dia digelandang ke Mapolsekta Samarinda Kota, di Jalan Bhayangkara. Topik sebelumnya sudah dicurigai sebagai pelaku pencurian motor matik Yamaha Aerox, yang hilang di parkiran warung makan Jalan KH Agus Salim, Senin 30 April sore. Dalam laporan, korban seorang wanita alami kerugian Rp 25,7 juta.

Penyelidikan mengarah ke Zulkifli Ashari. Kepolisian mengendus dia kerap berpindah tempat. Tidak sedikit warga mengenal dia dengan panggilan Topik, yang mengaku sebagai anggota TNI. Dua hari kemarin, polisi mengintensifkan pengawasan. Hingga akhirnya, Kamis 4 Mei 2018 malam dia berada di kawasan kompleks GOR Segiri, Jalan Kesuma Bangsa.

Tidak ingin berlama-lama, polisi meringkus Topik. Mengaku sebagai anggota TNI, Topik nekat melawan petugas. Bahkan dia terlibat duel dengan polisi, hingga akhirnya dia menyerah. Dia sempat dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Samarinda, untuk perawatan medis. Topik dibawa ke Mapolsek Samarinda Kota. Sampai dengan sore tadi dia menjalani pemeriksaan penyidik.

“Dia mengaku perwira pecatan TNI. Ya, dengan pangkat terakhir Mayor,” kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Purwanto.

Ditanya lebih jauh tempat tugas terakhir Zulkifli Ashari yang mengaku pecatan TNI itu, dari pengakuan pelaku menurut Purwanto, berasal dari Sulawesi. “Mengaku tugas terakhir di Wirabuana (Kodam VII/Wirabuana yang sekarang berubah jadi Kodam XIV/Hasanuddin),” ungkap Purwanto.

Topik kini meringkuk di penjara, dan barang bukti motor Yamaha Aerox curian ikut diamankan. Polisi tengah mengembangkan kasus itu, terkait dugaan Topik pernah terlibat aksi kriminal lainnya. “Masih kita lidik, kita kembangkan terus ya,” tutup Purwanto. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.