Oknum Jawara Backingi Parkir Liar

Oknum Jawara Backingi Parkir Liar
Posted by:

Kabar5.com, Serang – Seorang jawara Banten, seharusnya berjiwa satria dan membela kepentingan rakyat dan bangsanya. Namun di Pasar Induk Rau (PIR), Serang, Banten justru sikap ksatria itu dinodai oleh ulah oknum jawara yang disebut-sebut menerima setoran dari pedagang dan juru parkir. Akibatnya, aksi premanisme itu menimbulkan kesemrawutan lalu lintas jalan dan tumpukan sampah.

Seorang juru parkir di pinggir jalan bagian timur PIR mengaku, setiap harinya harus menyetor ke oknum jawara bernama Nur Salim, sebesar Rp 25 ribu.

“Saya udah dua tahun ngurus parkir disini, (setor) ke Nur Salim, katanya pendekar disini. Saya enggak tahu (Nur Salim) setornya kemana,” kata Enon, petugas parkir PIR, Senin (04/06/2018).

Begitupun untuk Pedagang Kalau Lima (PKL) yang berjualan buah-buahan di pasar tersebut. Pedagang yang jarak lapaknya hanya beberapa meter dari Enon menjaga parkirannya juga menyampaikan hal serupa.

“Disini bayar Rp 20 ribu per harinya. Kalau di dalam kan mahal. Maklum pedagang kecil,” kata pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Perilaku dugaan premanisme oleh oknum jawara di Bumi Jawara ini, diakui oleh Ketua DPRD Kota Serang, menyebabkan kesemrawutan PIR seperti kemacetan dan penumpukkan sampah.

Pihaknya berjanji akan segera menindaklanjuti temuan itu dalam waktu dekat. Karena pinggir jalan seharusnya tidak boleh digunakan sebagai lahan parkir. Demikian juga halnya dengan bahu jalan yang peruntukannya bukan untuk para pedagang.

“Kita akan tindaklanjuti Kadishub, pengelola parkir di pinggir jalan, resmi atau tidaknya. Menurut pengakuan dari pedagang, memberikan uang atas mereka diberikan kesempatan di pinggir jalan,” kata Namin, saat meninjau PIR, di Kota Serang. (Yandhi)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.