Pada Pemilu Tahun 2019 Nanti Peran Pemilih Pemula Perempuan Sangat Penting

Pada Pemilu Tahun 2019 Nanti Peran Pemilih Pemula Perempuan Sangat Penting
Pada Pemilu Tahun 2019 Peran Pemilih Pemula Perempuan Sangat Penting

Kabar5.Com, Pandeglang, Pentingnya pemilih pemula perempuan pada Pemilu 2019 nanti, disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pandeglang, Ahmad Suja’i pada acara Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula Perempuan yang diselenggarakan oleh DP3AKKB Provinsi Banten, di Gedung Aula PKPRI Pandeglang, 15 November 2018.

Menurutnya, pendidikan politik bagi pemilih pemula perempuan sangat berperan penting. Bukan saja sebagai pemilih, perempuan juga memiliki hak dipilih, menjadi penyelenggara, bahkan menjadi pengawas pemilu.

 

“Pendidikan politik bagi pemilh pemula perempuan dinilai penting. Kaum perempuan bukan hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga memiliki hak dipilih, menjadi penyelenggara, bahkan menjadi pengawas pemilu. Bukan itu saja, perempuan juga bisa menjadi anggota dewan dan duduk diparlemen,” terangnya.

 

Dikatakan Suja’i, kaum perempuan banyak memberikan kontribusi pada sistem pemerintahan di Indonesia. Kontribusinya mulai dari bidang politik dan lain-lain.

 

“Kaum perempuan banyak memberikan kontribusi pada sistem pemerintahan di Indonesia. Karena itu, pendidikan politik bagi perempuan sangat penting, agar supaya, perempuan juga harus melek politik,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Ahmad Suja’i mengatakan, program pendidikan politik bagi pemilih pemula perempuan yang dilaksanakan oleh DP3AKKB Provinsi Banten ini, sasarannya mahasiswa dan pelajar di tingkat Kabupaten Pandeglang.

 

“Kuncinya adalah pendidikan politik, dan meningkatnya kapasitas kaum perempuan. Karena dalam pemilu 2019, kaum perempuan begitu istimewa. Sampai diatur dalam UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang jelas mengatur bahwa Parpol bisa dikatakan memenuhi syarat, apabila terpenuhi keterwakilan paling sedikit 30 persen perempuan di tingkat pusat,” jelasnya.

 

Sementara itu, Staff Ahil DPRD Provinsi Banten, Jalil, mengatakan, bahwa kaum perempuan harus meningkatkan kapasitas.

 

“Perlu Capacity Building, agar lebih berkualitas sehingga bisa memberdayakan perempuan lainnya,” ujarnha seraya menyebutkan kegiatan pendidikan politik terhadap pemilih pemula perempuan mampu meningkatkan partisipasi pemilih.

 

(Risman)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.