Pelaku Penyerangan Polsek Penjaringan Akan Diperiksa Kejiwaannya

Pelaku Penyerangan Polsek Penjaringan Akan Diperiksa Kejiwaannya
Pelaku Penyerangan Polsek Penjaringan Akan Diperiksa Kejiwaannya

Kabar5.Com, Jakarta | Rh 31, pria yang disebut sebagai penyerang kantor Polsek Metro Penjaringan pada Jumat, 9 November 2018 pukul 01.35 WIB, sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kejiwaannya pun akan diperiksa untuk mengetahui potensi gangguan psikis.

Kapolsek Metro Penjaringan Ajun Komisaris Besar Rachmat Sumekar mengatakan Rh sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 213 UU KUHP tentang Penyerangan terhadap Petugas dan UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam, 9 November 2018.

 

“[Pasal] 213 penyerangan terhadap petugas dan UU Darurat tentang kepemilikan senjata tajam,” ucapnya lewat pesan singkat.

 

Sebelumnya, Rh melakukan penyerangan dan mengakibatkan satu orang polisi atas nama Ajun Komisaris M. A. Irawan mengalami luka ringan di bagian tangan sebelah kanan.

 

Dari tangan pelaku, polisi menyita satu buah tas ransel warna hijau, satu bilah golok bergagang kayu warna coklat dan bersarung bahan warna hitam, satu bilah pisau babi bergagang besi, satu buah topi, satu buah jaket warna hitam merah, dan satu unit sepeda motor.

 

Sebelumnya, Rachmat menyebut motif penyerangan itu adalah keinginan Rh untuk ditembak mati aparat karena depresi akibat penyakit getah bening yang tak kunjung sembuh.

 

Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Reza Arief menyebut pihaknya akan memeriksa kejiwaan pelaku. Untuk proses hukum lanjutannya, polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan tersebut.

 

“Betul akan dilakukan pemeriksaan kejiwaannya,” ujar dia.

 

Arief juga mengaku pihaknya masih mendalami alasan Rh memilih Polsek Metro Penjaringan sebagai lokasi penyerangan tersebut.

 

“Masih kita dalami untuk itu kenapa dia pilih Polsek Penjaringan,” tuturnya.

 

Rh diketahui merupakan salah satu warga yang tinggal di Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Dia tinggal bersama dengan kakak-kakaknya. Polisi pun melakukan penggeledahan di kediamannya.

 

Reza mengatakan dari penggeledahan yang dilakukan tidak ada benda mencurigakan yang ditemukan.

 

“Tidak ada benda-benda yang mencurigakan,” ucapnya. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.