Pembangunan Jembatan Mangkrak di Maros Mengalami Kemajuan

Pembangunan Jembatan Mangkrak di Maros Mengalami Kemajuan

Kabar5.Com, Sulawesi Selatan | Proses pembangunan jembatan mangkrak di Desa Bonto Matinggi, Tompobulu terus mengalami kemajuan.Warga mengejar berdirinya jembatan sebelum lebaran.


Bonto Matinggi adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kepala Desa Bonto Matinggi, Tompobulu, Maros, Haerul berjanji segera merampungkan proyek jembatan Damma, Senin 16 April 2018 Sepekan lalu.

Janji tersebut dikatakan oleh Haerul saat Komisi II DPRD Maros dan Dinas PU, yang dipimpin Patarai Amir, memantau proyek jembatan Damma yang tak kunjung rampung tersebut.  Menurutnya, saat ini, jembatan Damma yang telah menelan Dana Desa 2015-2017 sebesar Rp 332 juta tersebut, masih terkendala pada tali seling.

Setelah tali seling seharga Rp 90 juta dibeli, dalam waktu dua bulan, jembatan sudah bisa dilintasi warga. “Jembatan tidak selesai karena tali seling. Kalau tali sudah ada, kami usahakan segera menyelesaikan jembatan. Kami juga tidak mau ada warga berenang lagi di sungai,” ujarnya.

Sekertaris Desa Bonto Matinggi, Tompobulu, Saharuddin, menyalahkan warga Dusun Damma, yang telah mengeluhkan tidak rampungnya jembatan. Warga dinilai terlalu manja lantaran mengadu dan memberitahukan hal tersebut ke DPRD Maros. Padahal, tanpa jembatan, warga masih bisa keluar dari Damma dengan menyeberangi sungai.

“Itu warga menyeberang sungai dan mengeluh, karena disengaja. Biasanya mereka tidak pernah mengeluh. Warga dan siswa bisa melintas di pematang,” kata Saharuddin. Meski pematang yang membentang di sungai hanya memiliki lebar sekitar 50 sentimeter dan licin, namun hal tersebut dinilai tidak membahayakan. Padahal, jika siswa terpeleset di tanggul sepajang 130 meter tersebut, pasti jatuh dan terbentur di batu besar yang ada di sungai.

Khaerul mengatakan proses pembentangan tali sling untuk dibuat jembatan gantung juga telah selesai. Namun, masih ada beberapa penyesuain yang saat ini masih dilakukan. “Ada beberapa bagian yang digeser agar bisa sesuai jembatan gantung yang diinginkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sulsel Jumras mengatakan pihaknya melihat pembangunan jembatan Bonto Matinggi akan sulit terselesaikan sebelum lebaran nanti. Hal ini dikarenakan masih banyak penyesuaian yang diakukan di jembatan tersebut. “Tapi tetap diupayakan semaksimal mungkin. Tetap diusahakan sebelum lebaran dan itu pernyataan dari kepala desanya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sulsel Jumras mengatakan pihaknya melihat pembangunan jembatan Bonto Matinggi akan sulit terselesaikan sebelum lebaran nanti. Hal ini dikarenakan masih banyak penyesuaian yang diakukan di jembatan tersebut. “Tapi tetap diupayakan semaksimal mungkin. Tetap diusahakan sebelum lebaran dan itu pernyataan dari kepala desanya,” ucapnya.

Pembangunan jembatan ini mulai dilakukan sejak Senin 21 Mei 2018 minggu lalu. Pengerjaan jembatan ini dikerjakan secara gotong royong dan dipimpin oleh Bupati Maros, Hatta Rahman.

Plt Gubernur Sulsel Soni Sumarsono menginginkan jembatan ini selesai sebelum lebaran. Nantinya, jika jembatan telah selesai, Soni berinisatif untuk mengadakan camping di wilayah itu karena pemandangan di dekat jembatan mangkrak yang menurutnya indah.


Proses Pembangunan Jembatan Terus Mengalami Kemajuan


Proses pembangunan jembatan mangkrak di Desa Bonto Matinggi, Tompobulu terus mengalami kemajuan. Warga mengejar berdirinya jembatan sebelum lebaran. 31 Mei 2018

Melihat Progres Pembangunan Jembatan Mangkrak di Maros

Khaerul mengatakan proses pembentangan tali sling untuk dibuat jembatan gantung juga telah selesai. Namun, masih ada beberapa penyesuain yang saat ini masih dilakukan. “Ada beberapa bagian yang digeser agar bisa sesuai jembatan gantung yang diinginkan,” ucapnya.

Melihat Progres Pembangunan Jembatan Mangkrak di Maros

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sulsel Jumras mengatakan pihaknya melihat pembangunan jembatan Bonto Matinggi akan sulit terselesaikan sebelum lebaran nanti. Hal ini dikarenakan masih banyak penyesuaian yang diakukan di jembatan tersebut. “Tapi tetap diupayakan semaksimal mungkin. Tetap diusahakan sebelum lebaran dan itu pernyataan dari kepala desanya,” ucapnya.

Melihat Progres Pembangunan Jembatan Mangkrak di Maros

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sulsel Jumras mengatakan pihaknya melihat pembangunan jembatan Bonto Matinggi akan sulit terselesaikan sebelum lebaran nanti. Hal ini dikarenakan masih banyak penyesuaian yang diakukan di jembatan tersebut. “Tapi tetap diupayakan semaksimal mungkin. Tetap diusahakan sebelum lebaran dan itu pernyataan dari kepala desanya,” ucapnya.

Melihat Progres Pembangunan Jembatan Mangkrak di Maros

Pembangunan jembatan ini mulai dilakukan sejak Senin 21 Mei 2018  minggu lalu. Pengerjaan jembatan ini dikerjakan secara gotong royong dan dipimpin oleh Bupati Maros, Hatta Rahman.


(red)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.