Pembentukan Tim Fit Dan Proper Test Pengganti Wagub

Pembentukan Tim Fit Dan Proper Test Pengganti Wagub
Pembentukan Tim Fit Dan Proper Test Pengganti Wagub

Kabar5.Com, Jakarta | Tim fit and proper test pengganti wakil gubernur DKI Jakarta, dibentuk bukan karena mosi tidak percaya dari Gerindra. Pembentukan tim tersebut semata untuk transparansi, 10 November 2018.

“Kan yang mengusulkan nanti dua partai. Masa saya tanda tangan (tapi) enggak tahu orangnya,” kata Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik saat dihubungi, Jumat, 9 November 2018 kemarin.

 

Gerindra tak ingin ‘membeli kucing dalam karung’ untuk urusan pengganti Sandiaga Uno. Dia mau calon pendamping Anies Baswedan di Pemprov DKI berkompeten.

 

Taufik menegaskan wagub harus mendukung kinerja gubernur, bukan membebani. Karena itu, tim akan mengedepankan kualitas kepemimpinan dan pengetahuan calon wagub mengenai Jakarta

 

“Saya kira yang pertama pengetahuan tentang kejakartaan, kedua tentang pemerintahan, ketiga tentang visi dan misi-nya gubernur,” kata Taufik.

 

Calon wagub juga harus bisa membeberkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jakarta. Sebab tugas wagub adalah melaksanakan dan melanjutkan program itu. Dia menyarankan para kandidat belajar serius.

 

“Jangan-jangan dia enggak paham lagi, nanti gimana melaksanakan. Padahal programnya gubernur itu bersandar pada RPJMD yang di dalamnya ada visi misi,” sebut Taufik.

 

Wakil Ketua DPRD DKI itu menolak berkomentar tentang dua kandidat dari PKS, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Menurut dia, tim belum dibentuk dan proses seleksi belum berjalan.

 

“Saya kira akan lebih dari dua yang dipilih (PKS),” tandas dia. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.