Pemerintah Kota Tangerang Gelar Tarling di 13 Kecamatan

Pemerintah Kota Tangerang Gelar Tarling di 13 Kecamatan

Kabar5.Com, Tangerang | Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menggelar tarawih keliling (tarling) di ratusan masjid yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tangerang. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pemerintah tiap memasuki bulan puasa.


Tim Tarling Pemkot Tangerang akan mengunjungi sekitar 134 masjid yang tersebar di 13 kecamatan yang ada di Kota Tangerang. Dalam rangkaian acara tersebut akan disalurkan bantuan bagi masjid yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

 

“Saat ini, secara bersamaan Pemkot Tangerang menggelar tarling secara serentak di 134 masjid yang tersebar di Kota Tangerang,” kata Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang, M Yusuf, Rabu 30 Mei 2018.

 

Ia mengatakan, jika tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Tangerang menggelar tarling secara maraton, kali ini Pemkot Tangerang menerapkan pola baru dengan membagi tim tarling menjadi 134 Tim. Hal tersebut dimaksudkan, agar semakin banyak masjid yang bisa didatangi tim tarling dari Pemkot Tangerang.

 

Selain memberikan bantuan buat pembangunan masjid, pada Ramadan tahun ini Pemkot Tengerang juga memberikan infak berupa Alquran yang berasal dari sumbangan pribadi dari para pegawai yang jumlahnya sekitar 6.000 jilid Alquran.

“Itu kami sumbangkan langsung ke masjid-masjid yang menjadi lokasi tarling,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, dia mengungkapkan beberapa arahan terkait program dan kebijakan Pemkot Tangerang, antara lain Program Tangerang Magrib Mengaji, Gerakan Salat Jamaah di Masjid, Tangerang Cerdas, dan program lainnya.

 

“Selanjutnya, program Tangerang Sehat, saat ini seluruh warga Kota Tangerang melalui program UHC (Universal Health Coverage)-BPJS dapat berobat gratis asalkan di kelas 3, premi bulanannya pemda yang membayarkan, selain itu juga saat ini terdapat 18 Puskesmas yang melayani melalui IGD 24 jam,” ucapnya.

 

Menurut dia, setiap tahun Pemkot Tangerang memberikan insentif kepada 4.100 guru ngaji, 700 amil, dan marbot 760 orang dengan alokasi anggaran mencapai Rp 20 miliar lebih.

 

Selain itu, peningkatan pelayanan juga dilakukan pemkot, antara lain dengan cara mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, yakni melalui pelayanan mobil keliling maupun pelimpahan kewenangan kepada kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan perizinan, di antaranya terkait penerbitan surat izin usaha mikro kecil (IUMK) dan IMB rumah tinggal di luar perumahan.


(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.