Pemudik di Pelabuhan Merak Keluhkan Krisis Air di Kamar Mandi

Pemudik di Pelabuhan Merak Keluhkan Krisis Air di Kamar Mandi

Kabar5.Com, Merak | Ribuan pemudik di pelabuhan Merak mengeluhkan tidak adanya air di kamar mandi pengunjung. Ironisnya, kondisi ini terjadi sejak H-8 lebaran 2018 hingga saat ini. 


“Bete (badmood-red) banget. Tadi ke kamar mandi, airnya nggak ada. Akhirnya nelepon saudara untuk membawakan air mineral di botol,” kata Resya, seorang calon penumpang kapal asal Jakarta yang mengaku berencana pulang ke kampung halamannya di Lampung, ditemui di depan pintu masuk kamar mandi wanita yang berlokasi di jalur menuju kapal, Senin 11 Juni 2018.

Hal serupa juga dialami para pemudik di dermaga VI. Sejumlah pemudik laki-laki bahkan terpaksa buang air kecil di semak-semak dan tembok yang cukup jauh lokasi antrean menuju kapal.

“Terpaksa buang air sembarangan Mas. Soalnya di kamar mandinya gak ada air jadi baunya kurang sedap. Ya ke kamar mandi juga kan butuh cuci muka supaya tidak mengantuk,” ujar Suroso, seorang pengendara sepeda motor di dermaga VI.

Menurut Office Boy PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Merak yang kedapatan tengah bertugas di kamar mandi area loket penumpang pejalan kaki, mengaku kran air tidak mengeluarkan air dalam beberapa hari terakhir hingga sekarang.

“Yang saya dengar dan saya tanya ke teknisi, pompa airnya harus dipindah posisinya. Karena air tanahnya sudah tidak ada. Pilihan lainya ya harus dibor lebih dalam,” kata Wahyudi.


(Yoman/ DJ)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.