Penyambungan Pipa Gas Dasar Laut, Butuh Dua Bulan

Penyambungan Pipa Gas Dasar Laut, Butuh Dua Bulan

Kabar5.Com, Cilegon | Putusnya pipa gas dasar laut, milik PT CNOOC, yang terjadi pada 9 Juli 2018, membutuhkan waktu perbaikan selama dua bulan.

“Makanya tadi diputusin, segera selesai (investigasi) dan segera disambungkan. Nanti dari hambatan yang ada, kita bikin detil engineering,” kata Untung, perwakilan dari PT CNOOC, saat ditemui di Kota Cilegon, 20 Juli 2018.

 

Perbaikan itu bisa dilakukan, setelah pihak kepolisian menyatakan telah mengantongi cukup bukti penyidikan, yang dibantu oleh Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pusidrosal).

 

Karena, listrik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Indonesia. Kini, pasokan listrik untuk warga Banten, di ‘talangi’ oleh cadangan listrik PLN yang memiliki stock 30 persen.

 

“Segera, jika menurut penyidik menyatakan cukup bukti, maka akan disambung kembali,” kata Laksamana Muda Harjo Susmoro, Kapus Hidrosal, di Kota Cilegon, Banten.

 

Akibat terputusnya pipa tersebut, pasokan gas sementara terhenti dan hanya mengandalkan gas dari PGN. Akibatnya, satu turbin pembangkit listrik milik PLTGU Cilegon untuk sementara berhenti.

 

(Tama)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.