Peristiwa Ledakan Di Surabaya Memicu Travel Advice

Peristiwa Ledakan Di Surabaya Memicu Travel Advice

Kabar5.Com, Internasional | Teror bom mengguncang Surabaya, menewaskan belasan orang dan melukai puluhan lainnya pada Minggu 13 Mei 2018. Negara-negara Barat mulai mengeluarkan peringatan berkunjung ke Indonesia (Travel Advice) dan  mengimbau warganya untuk waspada hingga meninjau kembali rencana kunjungannya ke negara ini.

Pemerintah London melalui situs Kementerian Luar Negeri Inggris mengeluarkan peringatan berkunjung ke Indonesia. Dalam pernyataannya, Inggris mengatakan
Kedubes mereka di Indonesia telah mengontak aparat setempat, menyusul ledakan di tiga gereja di Surabaya yang menewaskan 13 orang dan melukai 41 lainnya.

“Jika Anda ada di lokasi, Anda harus memantau media setempat, tetap waspada, dan ikuti arahan aparat setempat,” tulis Kemlu Inggris.

Dalam peringatannya, Inggris mengatakan teroris kemungkinan dan bisa melakukan serangan di seluruh wilayah Indonesia. Bentuk serangan termasuk bom bunuh diri
dan penembakan dengan senjata api, mengincar masyarakat di tempat ramai.

“Ancaman ekstremisme Islamis masih tinggi, meski aparat Indonesia terus menggagalkan rencana serangan, termasuk berkali-kali menahan terduga teroris yang tengah merencanakan serangan,” ujar kemlu Inggris.

Sementara Australia melalui situs Kemlu mereka juga mengutip soal serangan tiga gereja di Surabaya, mengingatkan risiko tinggi serangan teroris terutama jelang
Ramadhan. Australia mengatakan tidak mengubah peringatan mereka untuk warganya di Indonesia.

“Terapkan kewaspadaan tingkat tinggi di Indonesia, termasuk Bali, Surabaya, dan Jakarta, karena ancaman tinggi serangan teroris,” ujar Kemlu Australia.

Peringatan yang sama dikeluarkan Amerika Serikat untuk warganya. “Polisi Indonesia merespons sedikitnya tiga ledakan bom di gereja Surabaya. Ada laporan korban
tewas,” ujar pernyataan AS.

Pemerintah AS mengimbau warganya di Indonesia untuk mencari tempat perlindungan dan meningkatkan keamanan pribadi.

“Tindakan yang harus dilakukan: Mencari tempat perlindungan yang aman, meningkatkan keamanan pribadi, pantau media setempat untuk berita terbaru, waspadai kondisi sekitar,” tulis Kemlu AS. (Red)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.