Perludem: Konstitusi Membolehkan Semua Partai Ajukan Capres

Perludem: Konstitusi Membolehkan Semua Partai Ajukan Capres
Posted by:

Kabar5.Com, Jakarta | Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil mengatakan, UUD 1945 khususnya pada Pasal 6A Ayat 2 mengatur pasangan calon presiden dan wakil presiden diajukan oleh gabungan atau partai politik peserta sebelum pelaksanaan Pemilu.

Dengan demikian, penerapan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold bertentangan dengan amanat konstitusi tersebut. Sebab, membatasi semua partai politik peserta pemilu untuk ambil bagian dalam Pilpres.

“Dalam konsep pemilu serentak, penerapan presidential threshold bertentangan dengan Pasal 6A Ayat 2 UUD 1945,” kata Fadli saat ditemui usai diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, kemarin.

Artinya parpol peserta pemilu yang sudah ditetapkan menjadi peserta pemilu boleh mengajukan pasangan calon,” lanjut dia.

Dia pun menegaskan, dalam Pemilu Serentak 2019 penerapan ambang batas pencalonan presiden sudah tidak relevan lagi. Hal ini berdasar pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 14/PUU-XI/2013 tentang keserentakan pemilihan legislatif serta presiden dan wakil presiden. Dengan demikian ambang batas pencalonan presiden secara otomatis hilang atau 0%.

Untuk diketahui, konstelasi politik di parlemen menunjukkan bahwa mayoritas fraksi menghendaki tidak adanya ambang batas pengajuan calon presiden pada Pemilu 2019 mendatang. Enam fraksi di DPR mendukung presidential threshold 0%, satu fraksi yakni PKB meminta opsi 5%, sementara hanya tiga fraksi yang menolak dan berkukuh PT tetap 20%. Tiga fraksi itu PDI-P, Nasdem dan Golkar. (red)

 

Facebook Comments

Tags: , , ,

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.