Pesilat Merpati Putih Patahkan 73 Beton

Pesilat Merpati Putih Patahkan 73 Beton

Kabar5.Com, Jakarta | Perguruan pencak silat Merpati Putih mempertunjukkan aksi bela diri dalam rangka memperingati HUT ke-73 RI. Salah satu aksi yang dipamerkan yaitu mematahkan 73 tumpukan beton dalam sekali pukulan, 19 Agustus 2018.

Atraksi tersebut dilakukan di lapangan Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. Sebelum atraksi, pesilat melakukan upacara di lapangan dengan Ketua Umum Pengurus Pusat Merpati Putih Laksamana Madya (Purn) Djayeng Tirto Soedarsono sebagai pembina upacara.

 

Tidak hanya di Jakarta, acara tersebut serentak dilakukan di 8 lokasi yaitu Papua, Makassar, Surabaya, Solo, Banyumas, Cirebon, Bandung, dan Jakarta.

 

” Untuk menilai kebesaran bangsa, mempelajari kebudayaan yang dimiliki. Indonesia punya kultur yang tinggi. Merpati Putih adalah seni bela diri budaya Indonesia yang didirikan 1963. ” kata Djayeng.

 

Puluhan pesilat menunjukkan kemampuan di depan tamu undangan dan masyarakat sekitar. Mereka melakukan beberapa atraksi yang memukau.

 

Pertunjukan dibuka dengan gerakan memainkan senjata tajam dan tongkat. Tak hanya itu, ada juga pertunjukan bela diri satu lawan satu dengan tangan kosong maupun senjata.

 

Peragaan selanjutnya adalah mematahkan tumpukan material keras seperti besi, baja, dan beton. Mereka mematahkan beton dan besi dengan tangan, kaki, bahkan kepala. Material yang dipatahkan dari dua sampai belasan lapis. Ada pula perempuan yang mematahkan dua lapis baja dengan telunjuk.

 

Selain itu, ada pula pertunjukan mata tertutup oleh pesilat yang masih seorang pelajar. Mereka melakukan aksi seperti membaca, mencari dan mematahkan benda, mengendarai sepeda motor, dan menebas semangka.

 

Puncak demonstrasi dilakukan dengan pemukulan 73 tumpuk beton oleh seorang perempuan. Awalnya, pada pukulan pertama hanya mematahkan 8 beton. Namun, dengan kaki, dia berhasil mematahkan beton yang tersisa. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.