Petimbangan Kenyamanan Akademik, Uncen Batalkan MoU Bersama Polda Papua

Petimbangan Kenyamanan Akademik, Uncen Batalkan MoU Bersama Polda Papua

Kabar5.Com, Jayapura | Rektor Universitas Cendewasih Papua, Apolo Safanpo membatalkan MoU atau perjanjian kerja sama dalam bidang pendidikan bersama Polda Papua atas pertimbangan kenyamanan akademik yang tidak kondusif, pacsa MoU tersebut.

“MoU bersama Polda Papua penting, tapi kegiatan atau aktifitas akademik dan non akademik di dalam kampus juga penting, sehingga kita perlu bijaki situasi akademik yang nyaman dan kodusif, tanpa pemalangan dari mahasiswa “maka” MoU bersama Polda Papua kami batalkan”, kata Rektor Universitas Cendewasih Papua, Apolo Safanpo kepada wartawan, Selasa 13 Maret 2018 di Jayapura.

Rektor Uncen mejelaskan, dimana pada Rabu 7 Maret 2018 Universitas Cenderawasih bersama Polda Papua melakukan penandatanganan “MoU” dalam bidang pendidikan sesuai dengan Tri Dharma perguruan tinggi yakni pendidikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagaimana tugas dan fungsi lembaga Universitas Cendrawasih sebagai lembaga pendidikan.

Kemudian pada hari Kamis tanggal 8 Maret 2018 terjadi demonstrasi atau demo pemalangan kampus dari mahasiswa Uncen sebagai bentuk penolakan atas penandatangan “MoU” antara Uncen dan Polda Papua.

Aksi pemalangan kampus sejak Kamis 8 Maret 2018 hingga Senin 12 Maret 2018 melumpuhkan semua proses akademik uncen hingga proses belajar mengajar di Uncen.

“Maka hasil pertemuan dengan pimpinan mahasiswa pada Senin 12 Maret, kami lembaga Uncen sampai pada kesimpulan membatalkan MoU dengan Polda Papua”, ungkap Rektor Uncen. (Richard Mayor)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.