Polda Minta Warga Jakarta Waspada, 40 Korban Disurabaya

Polda Minta Warga Jakarta Waspada, 40 Korban Disurabaya

Kabar5.com, Jakarta | Setelah kerusuhan di Rutan Salemba Cabang Mako Brimob, bom meledak di tiga gereja dan telah memakan korban sebanyak 40 orang lebih di Surabaya, Jawa Timur. Polda Jawa Timur menduga, bom ini imbas dari tragedi Mako Brimob.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengimbau warga untuk tetap waspada akan teror lanjutan. Dia meminta warga untuk memberikan informasi kepada polisi, apabila menemukan hal mencurigakan. Misalkan benda mencurigakan yang diduga bom.

“Kita waspada, kita tetap waspada dengan situasi kalau masyarakat menerima informasi yang mencurigakan segera lapor ke kepolisian, kita sama sama memerangi terorisme,” ucap Argo di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu 13 Mei 2018.

Menurut dia, saat ini, wilayah hukum Polda Metro Jaya masih terpantau aman. Dia memastikan polisi tidak kendur dari kewaspadaan akan teror seperti bom.

Sementara Itu, Korban Tewas Bom Gereja Surabaya Menjadi 9 Orang, 40 Lainnya Luka

Korban tewas ledakan bom di tiga Gereja di Surabaya, Jawa Timur, bertambah. Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, seorang korban meninggal dunia dalam penanganan medis.

“Baru satu (lagi) meninggal di Rumah Sakit Dokter Sutomo,” kata Barung, Minggu 13 Mei 2018.

Dengan begitu, jumlah korban tewas menjadi sembilan orang. Sementara korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit kini berjumlah 40 orang.

Para korban mendapat perawatan di dua rumah sakit, yakni, RS Bhayangkara dan RS Dokter Sutomo. Menurut Barung, beberapa anggota Polri juga menjadi korban ledakan bom gereja. “Kami mohon doanya,” Ucap Argo. (Red)

Berita Terkait : Jam 9 Pagi Korban baru 15 Orang, Disurabaya

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.