Polisi: Manggung Band Asal Sukabumi Tak Ada Pemberitahuan ke Kita

Polisi: Manggung Band Asal Sukabumi Tak Ada Pemberitahuan ke Kita
Polisi: Manggung Band Asal Sukabumi Tak Ada Pemberitahuan ke Kita

Kabar5.Com, Jakarta | Personel, kru dan beberapa fans band ‘Slowly Project’ asal Sukabumi dikeroyok saat manggung di Kemang, Jakarta Selatan, Minggu 13 Januari. Polisi menyebut tidak adanya koordinasi dari event organizer (EO) terkait acara tersebut.

“Mereka kan ada acara di situ EO-nya tidak ada koordinasi dengan kita, sehingga dia main band aja dari Sukabumi dan dari Jakarta juga ada,” kata Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Tri Harijadi, Selasa 15 Januari 2019.

 

Tri mengatakan, peristiwa itu murni dipicu kesalahpahaman saja. Sementara polisi telah memeriksa para korban dan saksi-saksi.

 

“Ya selisih paham aja ini, sementara masih ada anak-anak dari Sukabumi sedang di-BAP,” sambungnya.

 

Hal yang sama diungkapkan oleh Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar. Indra menyebutkan bahwa kegiatan tersebut tidak ada pemberitahuan lebih dahulu ke polisi.

 

“Jadi acara itu tidak ada pemberitahuan,” tegas Indra di kantornya, Jalan Wijaya II Kebayoran Baru, Jaksel, Selasa 15 Januari 2019.

 

Indra mengatakan pentingnya memberitahukan kegiatan yang mengundang massa seperti itu. Salah satunya agar polisi bisa memberikan pengamanan di lokasi.

 

“Buat acara seperti itu apalagi mengundang band dari beberapa kota harusnya memberitahukan ke kita kemudian kita amankan,” lanjutnya.

 

Terkait pengeroyokan sendiri, Indra menyebut pemicunya karena penonton dari Jawa Barat dan Jakarta bertemu.

“Nah saat itu karena ada yang memicu keributan, karena sebagian penonton dari Jawa Barat, dari Sukabumi. Kemudian dari Jakarta ketemu, ada yang memicu lalu terjadi keributan,” paparnya.

 

Keributan kemudian terjadi dan menimbulkan korban. Polisi menerima laporan kejadian itu langsung ke TKP dan membubarkan massa.

 

“Polisi langsung cepat datang ke TKP dan langsung mengamankan TKP saat itu juga langsung bubar. Tetapi masih ada beberapa korban yang terkena, nah kita ini sekarang Satreskrim Polres dan Polsek akan melakukan penyelidikan saat ini pun sudah jalan untuk mencari bukti-bukti yang ada di lapngan. Untuk mencari siapa pelaku-pelaku yang melakukan pengeroyokan,” paparnya.

(Red)_

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.