Polisi Selidiki Situs Skandal Sandi Dan Minta Kominfo Tutup Situs Itu

Polisi Selidiki Situs Skandal Sandi Dan Minta Kominfo Tutup Situs Itu

Kabar5.Com, Jakarta | Polisi tengah menyelidiki kabar beredarnya situs yang menuding cawapres Sandiaga Uno berselingkuh. Polisi juga meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir situs tersebut, 25 September 2018.

“Polisi sudah meminta Kominfo untuk blokir situs itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dihubungi.

 

Argo mengatakan permintaan pemblokiran situs itu telah disampaikan kepada Kominfo setelah situs tersebut beredar pada Senin, 24 September 2018 kemarin. Selain itu, polisi akan berkoordinasi dengan pihak lain dalam penyelidikan kasus tersebut.

 

“Lidik (penyelidikan) dulu, nanti kami sudah mengambil yang ada di situs itu, nanti kami komunikasikan setelah itu,” ujar dia.

 

Situs skandal Sandiaga itu muncul seiring dengan masuknya masa kampanye Pilpres 2019. Dalam web tersebut, Sandiaga dituding berselingkuh dengan perempuan berinisial MB, pejabat di satu perusahaan terkemuka.

 

MB juga disebut sering ke Balai Kota DKI Jakarta saat Sandiaga menjabat Wagub DKI Jakarta. Dalam situs, tampak pula foto-foto perempuan yang diisukan dekat dengan Sandiaga.

 

Koordinator juru bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan web tersebut hanyalah berisi fitnah. Dahnil tak mengenal MB dan dia meminta polisi bertindak.

 

“Yang jelas, kami sejak awal itu tidak… apa namanya, kami mengutuk ya upaya-upaya kampanye yang bernuansa fitnah, menebar kebencian,” ujar Dahnil saat dimintai konfirmasi. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.