Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosa Karyawati Pabrik Sepatu di Cikande

Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosa Karyawati Pabrik Sepatu di Cikande

Kabar5.Com, Serang | ‘Cinta ditolak golok berkerak’ istilah itulah yang digunakan oleh Sugiono (29) warga Cipondoh Kota Tangerang yang telah melakukan tindak kejahatan, berupa pencurian dengan kekerasan, percobaan pembunuhan, dan perkosaan terhadap salah seorang karyawati, Lusiana Agustin (23), salah seorang warga Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang yang bekerja di pabrik sepatu di Kawasan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Gogo Galesum mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu malam minggu tanggal 21 Januari 2017, pukul 21.00 Wib, tersangka mendobrak dan memasuki kos-kosan korban yang pada saat itu korban baru selesai mandi.

Tanpa pikir panjang, korban langsung diperkosa oleh tersangka, lantaran korban berteriak dan panik, tersangka melakukan tindak kekerasan terhadap korban dengan melakukan pembacokan dibagian kepala, pipi dan lengan tangan korban.

Kemudian, korban minta tolong dan ada saksi mata melihat yang ingin menolong, karena darah bersimbah dimana-mana, setelah saksi mata itu panik dan langsung menghubungi pihak Kepolisian.

“Pihak Kepolisian langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka. Setelah itu pada tanggal 22 Januari 2017, sekitar pukul 20.00 Wib malam, tersangka berhasil diamankan di Daerah Cengkareng, Jakarta Barat, tujuannya mau melarikan diri,” kata Gogo di Polres Serang, Senin (23/1/2017).

(Baca: Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Karyawati Ditemukan Bersimbah Darah di Kamar Kontrakannya)

Saat melakukan penangkapan, ia mengaku korban tidak melakukan perlawan dan mengakui kesalahannya, namun ketika hendak mencari golok yang digunakan tersangka yang dibuang di pinggir jalan Daerah Cikande, korban berusaha melarikan diri.

“Tersangka tidak ada upaya untuk melawan dan mengakui salah, tapi ketika kita minta ditunjukkan tempat pembuangan goloknya, di hutan sekitar jalan menuju Cikande, ternyata dia berupaya melarikan diri, akhirnya dengan terpaksa kita berikan timah panas,” terangnya.

Lusiana Agustin (23), korban perkosaan.

 

Ia menjelaskan, motif tersangka melakukan hal tersebut, lantaran tersangka yang mengenal korban sejak dua tahun lalu itu, menyukainya, namun korban enggan menanggapi hal tersebut.

“Motifnya tersangka ini suka terhadap korban, sementara korban tidak. Akhirnya dia nekat masuk ke dalam kos-kosan dan memerkosa korban,” terangnya.

Sementara itu, tersangka Sugiono (29) mengaku mengenal korban sejak dua tahun yang lalu dan menyukainya, namun, korban enggan menanggapinya.

“Kenal dua tahunan dan saya pernah nembak tapi ga pernah dijawab,” jelasnya, singkat.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan, Percobaan Pembunuhan, dan Perkosaan, Pasal 365 KUHP Juncto 340 dan Pasal 351 KUHP Ayat 2 dengan hukuman minimal 5 tahun dan selama-lamanya 12 tahun. (Jana/Job)

Facebook Comments

Tags:

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Tinggalkan Balasan