Polres Garut Panggil Orang Tua Korban dan Pelaku Duel

Polres Garut Panggil Orang Tua Korban dan Pelaku Duel

Kabar5.Com, Garut | Polres Garut mengambil alih penanganan kasus tewasnya bocah kelas 6 SD FNM 12, setelah berkelahi dengan teman sebangkunya Hkm 12. Polisi siang ini akan panggil kedua orang tua korban dan pelaku.


“Hari ini kita panggil kedua orang tuanya untuk dimintai keterangan,” kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di kantornya, Jalan Sudirman, Karangpawitan, 25 Juli 2018.

Budi mengatakan pihaknya akan tetap memproses kasus tersebut. Namun dalam penanganannya, polisi mengaku hati-hati karena baik korban maupun pelaku merupakan anak di bawah umur.

 

“Kita koordinasikan dengan Bapas dan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak). KPAI juga rencananya hadir,” kata Budi.

Kasus kekerasan tersebut berlangsung pada hari sabtu. Perkelahian tersebut dipicu karena Hkm kehilangan sebuah buku pelajaran dan menuding FNM sebagai pencurinya.

Merasa tak melakukan, FNM mengelak hingga terjadi perkelahian selepas pulang sekolah. Hkm yang keteteran dalam duel tersebut kemudian mengeluarkan sebuah gunting dari kantongnya dan menyabetkan gunting tersebut ke kepala dan punggung FNM.

“Kita tarik kasusnya ke polres biar lebih cepat penangannya. Walaupun pelaku di bawah umur, tapi korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Budi mengatakan korban dan pelaku masih merupakan saudara. Kedua belah pihak sebelumnya sempat menolak kasus ini ditangani polisi.

“Mungkin karena ada hubungan saudara tadi, tidak mau ribet, jadi mereka selesaikan secara kekeluargaan. Namun demikian hukum tetap harus kami tegakkan,” pungkas Budi. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.