Sandiaga, Alasan Rizal Ramli Cocok Jadi Cawapres Prabowo

Sandiaga, Alasan Rizal Ramli Cocok Jadi Cawapres Prabowo
Posted by:

Kabar5.com, Jakarta | Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli cocok menjadi calon wakil presiden (Cawapres) Prabowo Subianto. Prabowo didukung partainya untuk menjadi presiden di Pilpres 2019.

KSPI Sodorkan Rizal Ramli Jadi Cawapres PrabowoSandiaga beralasan kebutuhan utama dari masyarakat Indonesia adalah dari segi ekonomi. Hal tersebut sudah menjadi salah satu kriteria yang dimiliki Rizal Ramli.

“Pak Rizal Ramli salah satu ekonom terbaik. Programnya jelas berpihak kepada rakyat. Menurut saya, dia cocok sekali sebagai pelengkap platform Gerindra,” jelas Sandiaga saat mengunjungi Gudang Sarinah di Jalan Pancoran Timur II, Jakarta Selatan, Minggu 06 Mei 2018.

Sebelumnya, Prabowo telah menerima mandat sebagai calon presiden dari Partai Gerindra. Namun, hingga saat ini belum Gerindra belum mendaptkan calon wakil untuk Prabowo di Pilres 2019 mendatang.

Prabowo juga mendapatkan dukungan dari kelompok buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Dukungan itu dilakukan di Hari Buruh Internasioal pekan lalu. Para buruh itu juga merekomendasikan Rizal jadi cawapres Prabowo.

KSPI Sodorkan Rizal Ramli Jadi Cawapres Prabowo

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyodorkan nama Rizal Ramli untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Wakil Presiden 2019 mendatang.

Hasil gambar untuk KSPI

Hal itu disampaikan Iqbal usai mendeklarasikan dukungan buruh KSPI terhadap Prabowo maju dalam capres 2019 di Istora Senayan, Jakarta.

“Ya, kami ingin memberi masukan tapi KPSI bukan partai politik. Tentang cawapres memang kami menginginkan kalau bisa dipertimbangkan oleh partai politik dan tentu itu juga disetujui pak Prabowo ya, Rizal Ramli adalah salah satu sosok yang tepat,” kata Said di Istora Senayan, Jakarta, Selasa 01 Mei 2018.

Bukan tanpa alasan KSPI memilih Rizal Ramli untuk mendampingi Prabowo. Kata, Said, mantan menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu dianggap mampu mengubah perekonomian Indonesia jadi lebih baik. “Karena kami membutuhkan seorang ekonom yang lebih maju, progresiv,” ujar dia.

“Tidak konservatif seperti Sri Mulyani, Pak Darmin Nasution, yang membuat ekonomi stuck di 5 persen dan rakyat tetap dalam di bawah angka kemiskinan, buruh upah murah, daya beli menurun, PHK di mana mana, TKA Cina masuk,” katanya lagi. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.